Patut Dicoba Nih, 7 Inspirasi Model Pintu Kamar Mandi Nan Unik

Model pintu kamar mandi berperan peran penting dalam membangun tampilan interior ruangan. Bukan hanya itu, desain pintu yang unik akan memberikan sentuhan tersendiri bagi suasana di dalam kamar mandi. Sayangnya, pintu sering kali jadi elemen yang kita abaikan saat mendekorasi ruangan. 

Alih-alih mendesainnya secara apik, kita terkadang hanya memilih gaya standar yang terkesan monoton untuk bagian pintu kamar mandi. Untuk itu, simak inspirasi berikut untuk mendapatkan ide yang untuk bagi model pintu kamar mandi Anda!

Baca juga: Sebelum Beli Shower Kamar Mandi, Yuk Simak 5 Hal Penting Ini!

1. Model Pintu Kamar Mandi Geser untuk Kesan Lebih Klasik


Karena kamar mandi juga menjadi salah satu ruang untuk relaksasi, suasananya tentu harus dibuat senyaman mungkin. Anda bisa menciptakan kesan santai pada ruangan tersebut dengan memasang sebuah pintu geser (sliding door). Seperti pada gambar di atas, tampilan pintu yang eye-catching juga membuatnya jadi aksen pemanis di dalam ruang tidur. 

Pintu tersebut memisahkan area kamar mandi dan ruang tidur dengan cara yang sangat unik. Pun, penggunaan warna pastel pada pintu dapat memberi efek yang menenangkan bagi suasana kamar mandi.

2. Model Pintu Lipat untuk Tampilan yang Hemat Ruang


Folded door atau pintu lipat kembali populer di era modern. Meski jenis pintu ini terbilang jadul, Anda tetap bisa menggunakannya pada kamar mandi bergaya modern ataupun minimalis lho. Hal ini karena pintu lipat sangat hemat ruang. Jadi, Anda pun bisa memanfaatkan ruang yang tersisa untuk menaruh furnitur lainnya. 

3. Pintu Panel Putih untuk Kamar Mandi Bergaya Scandinavian


Bagi Anda penggemar desain interior Scandinavian, model pintu ini akan membuat tampilan kamar mandi terlihat lebih atraktif. Seperti terlihat pada gambar, pintu panel dengan desain simpel tersebut sukses menampilkan gaya Scandinavian yang kuat. Warna pintu yang putih membaur sempurna dengan nuansa ruangan yang mengaplikasikan warna-warna netral. 

4. Sentuhan Prancis pada Model Pintu di Kamar Mandi


Pecinta gaya interior Prancis tentunya sangat mengenal model pintu ini. Seperti tersemat pada namanya, French door sangat kental sentuhan arsitektur Romawi. Ciri khas dari model pintu ini adalah konstruksinya yang terlihat ringan, dengan tambahan panel kaca memanjang. Agar tampilannya semakin elegan, jangan lupa cat pintu dengan warna putih. Lalu, sebaiknya gunakan skema warna yang sama pada elemen lain di sekitar ruangan tersebut. 

5. Pintu Panel Kaca Sebagai Aksen Pemanis Kamar Mandi


Pintu panel tidak melulu harus berkesan simpel ya. Anda bisa menggunakan jenis pintu panel dengan tambahan fitur kaca. Kemudian, atur panel kaca tersebut untuk membentuk pola seperti jendela. Jika melihat contoh di atas, Anda akan menemukan rangkaian lima panel kaca persegi panjang pada pintu. Simpel tetapi menarik, bukan? 

6. Pintu dengan Panel Kaca Besar untuk Kamar Mandi yang Luas


Jika kebetulan kamar mandi Anda luas, jangan ragu untuk menerapkan ide ini. Pintu dengan panel kaca single yang besar dapat membingkai area keluar-masuk kamar mandi dengan cara yang lebih menarik. Jenis pintu ini juga terkesan megah dan elegan. Namun bila ingin memberi privasi pada area kamar mandi, cukup pasang tirai untuk menutupi panel kaca tersebut. 

7. Pintu Berpanel Kaca Buram Beri Efek Lapang pada Kamar Mandi


Jika Anda tidak mau repot menutupi pintu berpanel kaca dengan tirai, pilih opsi kaca buram. Selain lebih praktis, pintu dengan panel kaca buram dapat membantu menghemat ruang. Konstruksinya juga terbilang ringan dan mudah Anda padukan dengan gaya desain modern. Yang tidak kalah penting, jenis pintu ini cocok untuk kamar mandi sempit karena bisa memberi efek lapang pada tampilan visualnya. 

Demikian tujuh inspirasi model pintu kamar mandi untuk Anda. Temukan yang paling sesuai kondisi kamar mandi Anda saat ini, serta jangan ragu untuk terus bereksplorasi dengan ide-ide dekorasi lainnya dari kami!

Baca juga: Agar Tepat Guna, Begini Cara Memilih Rak Sudut Kamar Mandi!

Tips Menata Peralatan Dapur Yang Banyak Agar Lebih Rapi

Seiring berjalannya waktu, jumlah peralatan dapur yang ada di rumah akan meningkat. Hal ini menyebabkan penataan dapur harus dilakukan dengan baik untuk menghindari perabotan yang berantakan di atas meja, di laci, atau di gantungan. Efeknya, dapur jadi terlihat rusuh dan juga sempit.

Kalau Anda bisa menata perabotan dapur dengan baik, ruangan yang awalnya kacau akan menjadi lebih rapi. Bahkan, meski jumlah peralatannya ada banyak, Anda tetap bisa mengatur dan menyiasati tempat penyimpanannya. Kalau Anda sering sulit menata perabotan, simak ulasan di bawah ini.

Baca juga : Cara Membuat Desain Dapur Minimalis 2×2 Agar Tetap Elegan

1. Memasang Papan di Dinding


Dapur yang minimalis harus dimaksimalkan segala aspek yang ada di dalamnya. Salah satu bagian yang sering diabaikan, tapi memberikan cukup banyak space adalah tembok. Anda bisa memanfaatkan tembok untuk menata peralatan dapur yang tidak cukup ditaruh bawah.

Coba buat papan yang dipasang horizontal dengan panjang dan lebar tertentu. Di bagian bawah terdapat penyangga yang kuat untuk mengangkat papan ini. Setelah terpasang, papan bisa dipakai untuk menumpuk beberapa barang agar bagian bawah masih memiliki banyak space untuk memasak.

2. Memakai Laci untuk Simpan Botol


Selama ini, botol banyak diletakkan di atas meja seperti botol berisi garam, gula, atau bumbu lainnya. Kalau semua diletakkan di atas meja, kemungkinan berantakan akan besar. Untuk itu, coba masukkan ke dalam laci dan menatanya dengan baik. Beri label di bagian botol agar tidak salah ambil.

Kalau Anda memang malas memasukkan dan mengeluarkan botol, hanya keluarkan botol dari bahan yang sering dipakai. Misal hanya mengeluarkan gula, garam, dan lada. Selebihnya bisa disimpan dengan rapi di laci. Selain botol, bumbu lain yang memiliki kemasan juga bisa dimasukkan ke sana.

3. Membuat Gantungan Peralatan Dapur di Samping Kabinet


Bagian samping dari kabinet atau lemari yang ada di dapur umumnya tidak dipakai untuk apa pun. Anda bisa memanfaatkan bagian itu dengan memasang cukup banyak gantungan untuk meletakkan peralatan yang memiliki lubang di bagian atasnya. Jadi, bagian meja atau zona memasaknya jadi lebih bersih.

Pembuatan gantungan di samping kabinet ini juga menyesuaikan dengan space yang dimiliki. Kalau terlalu sempit lebih baik tidak dilakukan. Kalau cukup lebar bisa dipakai pakai juga untuk memasang papan di bagian atas dan gantungan di bawahnya.\

Baca juga: Inspirasi Kitchen Set Minibar Untuk Dapur Yang Lebih Cozy

4. Membagi Laci untuk Beberapa Peralatan Kecil


Laci bisa dibagi menjadi beberapa bagian di dalam. Masing-masing bagian bisa digunakan untuk menyimpan peralatan dapur. Jadi, saat laci dibuka, tidak akan terlihat kacau atau berantakan di dalamnya. Semua masih tertata sehingga benda yang dicari bisa didapatkan dengan mudah.

5. Menggantung di Bawah Kabinet


Kalau kabinet yang Anda miliki menggantung dan di bawahnya ada ruangan yang cukup besar, coba buat gantungan di bawahnya. Jadi, Anda bisa meletakkan beberapa benda di sana sama tidak mengganggu area untuk memasak dan menyiapkan makanan.

Kalau lokasi kabinet berada tepat di atas tempat masak, lebih baik tidak dipakai. Kalau dipakai akan sangat mengganggu karena akan terus mengenai tangan.

6. Menyediakan Kotak Besar


Peralatan seperti sendok, spatula, dan lainnya umumnya diletakkan di luar karena sering dipakai. Supaya tidak berantakan, Anda bisa menggunakan wadah besar yang muat dipakai untuk memasukkan semua peralatan masak dan makan ini setelah dicuci. Letakkan di satu tempat yang bersih dan mudah dicari.

Wadah besar ini akan membuat peralatan jadi rapi dan tidak berantakan. Anda bisa menggantungnya di dekat tempat cuci piring. Jadi, air sisa cuci bisa mengalir ke bawah dan masuk ke dalam saluran air.

7. Memberi Nama pada Kabinet


Salah satu masalah terbesar saat melakukan penataan atau mengorganisir perabotan dapur adalah letaknya. Kadang saking banyaknya yang dimiliki, kita jadi suka lupa dan saat membutuhkannya harus membongkar banyak sekali barang lalu menatanya kembali. Hal ini akan sangat melelahkan dan buang-buang waktu.

Setelah melakukan penataan, Anda bisa meletakkan semacam stiker atau tulisan tentang apa saja yang disimpan di sana. Jadi, kalau suatu saat membutuhkan alat tertentu, bisa langsung dicari di tempat yang tepat. Cara ini terkesan sepele, tapi bisa menghemat banyak waktu.

Peralatan dapur yang ditata dengan baik akan membuat dapur dengan ukuran sempit terlihat lebih lega. Kalau Anda punya dapur yang lebar, semua tempat bisa dimaksimalkan sehingga di atas meja tidak akan terlalu banyak peralatan yang menggantung atau ditumpuk.

Seni menata peralatan dapur memang tidak bisa dilakukan dengan cepat. Anda harus terbiasa melakukannya setiap hari. Kalau Anda sudah terbiasa menata peralatan di dapur, sebanyak apa pun alat yang dimiliki akan tetap terlihat rapi sehingga saat memasak Anda tidak merasa risi dan mencari apa pun tidak perlu bongkar banyak barang.

Sebelum Beli Shower Kamar Mandi, Yuk Simak 5 Hal Penting Ini!

Bingung memilih shower kamar mandi yang tepat? Tentunya, ada beberapa faktor yang perlu Anda pertimbangkan sebelum membeli perangkat shower untuk kamar mandi. Mulai dari bentuk, desain, hingga fitur-fiturnya, maka sangat penting untuk memahami karakteristik setiap jenis shower. Karena itu, simak rangkuman di bawah ini tentang lima hal penting yang perlu Anda ketahui sebelum membeli shower kamar mandi!

Baca juga: Agar Tepat Guna, Begini Cara Memilih Rak Sudut Kamar Mandi!

Kenali Dahulu Jenis-Jenis Shower Kamar Mandi

Sebelum membeli, Anda perlu mengenal jenis-jenis shower yang umum di pasaran. Dengan begitu, Anda pun akan tahu mana yang paling cocok dengan desain interior kamar mandi di rumah. Berikut adalah beberapa jenisnya. 

1. Rain Shower


Seperti namanya, cara kerja rain shower adalah memberi Anda pancaran air layaknya hujan yang turun dari langit. Desain rain shower juga beragam. Ada yang dibuat tersembunyi di atas langit-langit kamar mandi atau justru dibuat terekspos dengan pipa-pipa. 

2. Body Shower


Banyak orang memanfaatkan shower ini untuk kebutuhan terapi. Hal ini karena body shower memiliki pancaran air yang dapat diatur tingkat tekanannya. Bahkan pada level tertinggi, Anda bisa mengatur shower ini untuk menyemburkan air layaknya jet washer. Namun sayangnya, jenis shower ini terbilang boros air karena harus mengeluarkan pancaran air yang kuat secara terus-menerus. 

3. Hand Shower


Bisa dibilang, ini jenis yang paling umum di Indonesia. Selain karena sifatnya yang portable—bisa Anda gerakan ke arah manapun, tingkat pancaran air juga tersedia dalam mode kuat dan lembut. Pun yang terpenting, pemasangan shower ini terbilang simpel, seperti halnya saat kita memasang kran biasa. 

Kenali Kekuatan Pancaran Air pada Shower


Setelah mengenal jenis-jenis shower, mari perhatikan kekuatan pancaran airnya. Sebaiknya, pilih shower yang memiliki mode pengaturan air. Fitur tersebut akan memberi Anda keleluasaan untuk mengatur tekanan dan volume air yang keluar. Di sisi lain, kini banyak shower yang menawarkan fungsi refleksi bagi tubuh. Jadi, jika di rumah Anda kebetulan ada penghuni yang sudah berusia lanjut, jenis shower ini tentu akan sangat berguna bagi mereka. 

Hindari Wall Shower Jika Ingin Hemat Air


Pada dasarnya, memakai shower lebih hemat air daripada mandi dengan gayung. Namun, jika ingin lebih hemat lagi, sebaiknya hindari memasang wall shower. Mengapa? Karena posisi shower ini sifatnya permanen—menempel di dinding. Artinya, Anda tidak bisa mengatur tingkat penggunaan air sehingga banyak air yang akan terbuang percuma saat mandi. Sebaliknya, beralihlah ke hand shower yang lebih mudah pengaturan airnya. 

Cek Dahulu Saluran Air Sebelum Beli Shower


Cek saluran air terlebih dahulu sebelum membeli shower! Shower akan bekerja maksimal jika saluran air tidak tersumbat atau dalam kondisi baik. Hal ini karena perangkat mandi tersebut membutuhkan pancaran air yang kuat untuk bisa menyemburkan air secara optimal. Maka dari itu, bersihkan dahulu saluran air Anda sebelum memasang shower. Jika sudah yakin bersih, barulah pasang shower di kamar mandi.

Pilih Shower dengan Bahan Material Terbaik


Karena shower adalah investasi jangka panjang untuk kamar mandi, belilah yang berkualitas baik. Selain punya masa pakai lebih lama, shower dengan bahan material terbaik akan mengeluarkan kualitas air yang lebih bersih. Karena itu, sebaiknya hindari shower yang terbuat dari material besi. 

Shower berbahan besi sangat mudah berkarat, yang membuat aroma air yang keluar akan berbau seperti besi. Jika air dari shower tersebut tertelan, itu tentu bisa berbahaya bagi kesehatan dan juga bisa menimbulkan masalah kulit. Oleh karenanya, beralihlah ke shower berbahan stainless steel yang lebih aman dan awet. 

Jadikan 5 poin di atas sebagai pertimbangan saat memilih shower kamar mandi! Tidak ketinggalan, pikirkan juga berapa anggaran untuk membeli shower dan pastikan tidak sampai overbudget ya.

Cara Membuat Desain Dapur Minimalis 2×2 Agar Tetap Elegan

Membuat desain dapur minimalis 2×2 tidak mudah dilakukan. Apalagi ruang yang sempit sulit dipakai untuk meletakkan banyak barang. Namun, ada beberapa cara yang bisa dilakukan agar dapur yang space-nya minimalis bisa dimanfaatkan dengan baik. Bahkan, masih memberikan kesan elegan.

Hal pertama yang harus Anda lakukan adalah melakukan perencanaan yang matang. Pikirkan kira-kira perabotan apa saja yang bisa dimasukkan ke dalam sana. Selain itu, lakukan juga beberapa cara di bawah ini agar dapur minimalis yang Anda inginkan bisa direalisasikan.

Tips Membuat Desain Dapur Minimalis 2×2


Desain dapur minimalis dengan lahan yang sempit sebenarnya tidak terlalu rumit. Dengan mengikuti beberapa tips di bawah ini, keinginan Anda bisa segera terwujud.

1. Bermain dengan Warna

Bermainlah dengan skema warna yang agak kalem dan tidak terlalu banyak pakai warna yang berani. Misal dengan menggunakan warna kombinasi putih, abu-abu, dan hitam. Warna ini akan memberikan sedikit ilusi ruangan yang luas meski sebenarnya tetap sempit.

2. Memaksimalkan Ruang dan Penataan

Hal terpenting kedua yang harus dilakukan untuk membuat dapur sempit bisa terlihat maksimal adalah penataan ruangnya. Anda bisa meletakkan wadah untuk menata perabot dan memaksimalkan semua ruangan itu. Jadi, tidak ada bagian dapur yang berantakan dan terlihat mengganggu.

Penataan ini tidak mudah karena Anda butuh cukup banyak barang di luar. Untuk itu, memaksimalkan penataan misal dengan tidak hanya menumpuk, tapi juga menggantung.

Baca juga: 10 Trik Simple Menata Furnitur Ruangan agar Tidak Sumpek

3. Memberikan Jendela

Ruangan bisa terlihat sempit kalau tidak ada ilusi yang diberikan. Misal dapur hanya berupa tembok dan tidak ada jendela di satu sisinya. Jendela akan membuat Anda lebih nyaman karena dapur terasa lebih lebar. Apalagi jendelanya mengarah ke luar, misal taman.

4. Menyembunyikan Perabotan yang Tidak Dibutuhkan

Dapur minimalis dan sangat kecil space-nya memiliki kabinet baik di atas atau di bawah. Kabinet ini dipakai untuk menyembunyikan aneka perabotan yang memang tidak dibutuhkan. Perabotan ini jadi tersimpan rapi dan tidak berantakan di luar sehingga dapur semakin sempit.

5. Menyamakan Warna Tembok dan Kabinet

Trik selanjutnya yang bisa dilakukan agar ada efek lebar di dapur minimalis adalah menyamakan warna tembok dan kabinet. Warna yang sama akan membuat benda yang menggantung seperti menyatu sehingga ruangan terlihat lebih lebar.

6. Menggunakan Tempat Penyimpanan Serbaguna

Bumbu masak yang jumlahnya ada banyak kerap membuat dapur terlihat berantakan. Anda jadi sulit merapikan dan membuat ruangan yang memang sempit semakin terlihat mini. Salah satu cara yang bisa dilakukan untuk membuatnya rapi adalah dimasukkan ke ruang serba guna.

Misal dalam satu kotak besar ada kotak kecil-kecil untuk menyimpan banyak bahan atau bumbu. Tempat penyimpanan yang bisa muat banyak hal ini akan mengurangi kekacauan yang terjadi di dapur.

Hindari Kesalahan dalam Mendesain Dapur Minimalis

Ada banyak sekali kesalahan yang sering dilakukan oleh pemilik rumah saat mendesain dapur. Beberapa kesalahan desain dapur minimalis 2×2.

1. Memasukkan Apapun ke Dapur

Kesalahan pertama yang sering dilakukan saat mendesain dan menata dapur minimalis adalah memasukkan apa pun. Karena konsepnya minimalis, Anda hanya boleh memasukkan yang memiliki fungsi sehari-hari. Kalau jarang dipakai, lebih baik dimasukkan lemari.

Komponen utama di dapur adalah kompor, gas, peralatan untuk menggoreng, mengukur, dan mendidihkan air.  Piring dan lainnya bisa diletakkan di sana atau di sebelah dapur agar tidak banyak memakan tempat.

2.  Terlalu Tertutup

Ukuran 4 meter persegi sebenarnya tidak terlalu sempit. Namun, kalau dapurnya dibuat eksklusif seperti  kiri dan kanannya di tembok memutar. Ruangan akan terlihat sempit. Coba kalau sisi kiri dan kanannya terbuka dan menyatu dengan ruangan makan, dapur akan terlihat lebar.

Ruangan dapur utama tetap 2×2 ukurannya. Namun, karena menyatu dengan ruangan lain, kesannya jadi lebih lebar. Anda juga bisa membuat dapur dengan konsep semi outdoor agar ruangan terlihat lebih lebar.

3. Terlalu Banyak Menggantung

Perabotan yang terlalu menggantung akan membuat ruangan dengan luas berapa pun terasa sempit. Apalagi ruangannya sangat sempit seperti ukuran 2×2. Kalau Anda menggantung apa pun, tembok jadi terlihat sangat berantakan.

Membuat desain dapur minimalis 2×2 cukup tricky karena ada banyak barang yang harus masuk ke sana. Kalau ada yang dibatasi, akan sangat sulit untuk memaksimalkan fungsi dari dapur. Bahkan, dapur tidak akan bisa dipakai untuk tempat memasak yang nyaman setiap harinya. Namun, bisa diatasi asal tahu caranya.

Cara di atas hanya alternatif saja, Anda bisa menggunakan cara lain untuk mewujudkan dapur minimalis. Terakhir, saat membuat rumah atau beli rumah seken, ada baiknya untuk mempertimbangkan elemen dapur ini dengan baik. Kalau tidak bisa dibuat minimalis lebih baik tidak memaksakan diri.

Agar Tepat Guna, Begini Cara Memilih Rak Sudut Kamar Mandi!

Rak sudut kamar mandi adalah salah satu jenis tempat penyimpanan yang hemat ruang. Pengaplikasiannya juga mudah karena bisa Anda pasang di berbagai sudut kamar mandi. Meski demikian, jangan sembarangan memilih rak untuk kamar mandi. Karena jika tampilan atau fungsinya tidak sesuai, itu akan menjadi tidak tepat guna. Maka dari itu, cermati panduan berikut agar lebih mudah memilih rak sudut kamar mandi yang tepat untuk di rumah!

Kenali Ragam Jenis Rak Sudut Kamar Mandi

Rak sudut untuk kamar mandi tersedia dalam berbagai varian bentuk. Agar tidak salah pilih, berikut kami rangkum beberapa model yang umum ditemukan di pasaran.

1. Rak Shower 


Bentuk rak ini cukup beragam. Ada yang memiliki tepian dan ada yang tidak. Sementara untuk pengaplikasiannya sendiri, terdapat jenis rak shower yang memanfaatkan seal penghisap atau sekrup sebagai media perekat pada dinding kamar mandi. Pun yang terpenting, sebelum menggunakan rak shower, pastikan bahwa bahan material dari tempat penyimpanan tersebut cukup kuat untuk menahan beban aksesori mandi Anda. 

Baca Juga: Sebelum Beli Shower Kamar Mandi, Yuk Simak 5 Hal Penting Ini!

2. Rak Sudut atau Keranjang Gantung


Untuk jenis tempat penyimpanan ini, Anda bisa memasangnya di berbagai sudut kosong di kamar mandi. Model dan bahan material untuk rak ini juga beragam, yang tentunya akan berpengaruh terhadap durabilitasnya. 

3. Shower Caddy


Tempat penyimpanan ini memiliki ciri khas, yakni punya beberapa rak yang terpasang di rangkanya. Shower caddy pun bisa Anda pasang menyatu dengan shower set sehingga membuat Anda lebih mudah menjangkau semua produk mandi. 

4. Telescopic Shower Caddy


Berbeda dengan shower caddy, jenis rak ini tidak membutuhkan sekrup atau paku untuk memasangnya. Hal ini karena telescopic shower caddy telah terpasang pada sebuah tiang yang setiap ujungnya menerapkan sistem pegas. Jadi, Anda hanya perlu meletakkannya di sudut kamar mandi yang kosong. Kemudian, tarik keluar ujung bawah dan atasnya untuk menyesuaikan tinggi tiang dengan tinggi ruang kamar mandi. 

Ketahui Jenis Bahan Material untuk Rak Kamar Mandi

Supaya rak penyimpanan Anda di kamar mandi tidak gampang rusak, sebaiknya gunakan bahan material yang tahan lembab. Jangan lupa juga untuk menyesuaikan dimensi rak dengan luas kamar mandi!

1. Aluminium


Rak kamar mandi dari bahan aluminium memang sangat populer. Hal ini karena material aluminium terbukti kuat dan perawatannya juga mudah. Namun sayangnya, tampilan luar dari rak jenis ini lebih cepat usang atau menampilkan sisa kerak air. 

2. Stainless Steel


Meskipun stainless steel memiliki durabilitas yang tinggi, jenis baja tahan karat ini juga sensitif terhadap kerak kapur. Kendati demikian, bahan material ini tetap dapat memberikan tampilan perak yang menawan untuk kamar mandi bergaya modern.

3. Kaca


Banyak orang memilih rak kaca karena tampilannya yang bersih dan minimalis. Hanya saja, sayangnya rak berbahan kaca tergolong sulit perawatannya. Jenis material ini juga rentan terhadap penumpukan kapur. 

4. PVC


Selain mudah perawatannya, rak atau keranjang gantung dari bahan PVC terbilang tahan lama. Selain itu, ini juga tersedia dalam berbagai warna dan harga yang tidak mahal. 

Dimensi Rak Kamar Mandi


Rak kamar mandi memiliki dimensi yang beragam, tergantung pada desain dan jumlah raknya. Meski begitu, rak untuk kamar mandi umumnya memiliki panjang sekitar 60 cm dan lebar 15 cm. Selain itu, tingkat ketebalan rak juga sangat bergantung pada jenis bahannya.

Desain Rak Kamar Mandi


Rak sudut untuk kamar mandi juga tersedia dalam berbagai model desain. Ada yang tepiannya tajam. Ada pula yang tepiannya bulat. Sistem perlekatan di dinding juga bisa beragam. Anda bisa menemukan rak yang menggunakan seal penghisap atau yang memakai sekrup. 

Demikian berbagai penjelasan soal rak sudut kamar mandi. Semoga bisa membantu Anda dalam menemukan inspirasi untuk keperluan rak penyimpanan di kamar mandi.

Trik Sederhana Membuat Dapur Mewah Dengan Budget Minim

Memiliki dapur mewah adalah idaman semua orang. Sayangnya, tidak semua orang bisa menciptakan dapur itu dengan budget yang minim. Beberapa perabotan dapur yang cukup mewah memiliki harga yang cukup tinggi. Akhirnya, dapur impian tidak bisa menjadi kenyataan.

Sebenarnya untuk mendapatkan dapur yang mewah, Anda tidak perlu menggunakan perabotan dengan harga jutaan. Dengan beberapa tips saja, Anda bisa mendapatkan dapur yang menarik dan memiliki nilai estetika yang sangat tinggi. Simak cara membuat dapur mewah di bawah ini.

1. Memilih Palet Warna yang Tepat


Hal pertama yang harus dilakukan untuk membuat tampilan dapur terlihat mewah adalah memilih palet warna yang tepat. Selama ini kita kerap mengabaikan warna yang ada di perabotan dapur. Padahal, palet warna yang tepat bisa memberikan akses mewah dengan mudah.

Warna yang berhubungan dengan kesan mewah biasanya tidak terlalu ngejreng seperti merah, kuning, atau malah hijau. Anda bisa memilih warna yang kalem seperti emas, perak, krem, abu-abu, atau kombinasi dengan hitam yang memberikan kesan nyaman.

2. Memilih Kabinet Kaca


Bagi seorang wanita yang menganggap dapur sebagai asetnya, mereka akan senang sekali melakukan show off atau pamer. Misal setelah membeli perabotan tertentu. Nah, salah satu cara agar perabotan ini bisa dilihat dan dapur terlihat lebih mewah adalah dengan memilih kabinet kaca.

Kabinet kaca biasanya menampilkan bagian dalam tempat menyimpan banyak sekali perabotan. Kabinet kaca ini akan memperlihat koleksi yang menarik dan kadang memiliki nilai estetika tinggi. Jadi, meski dapurnya sederhana saja, elemen ini bisa dipakai sebagai highlight yang membuat dapur semakin mentereng.

3. Penerangan yang Menarik


Elemen penerangan seperti lampu bisa dipakai untuk menambahkan elemen mewah di dapur. Anda bisa menambahkan lampu gantung yang menambahkan aksen elegan tanpa harus memakai bahan yang mahal. Gunakan bahan yang ada untuk menciptakan suasana menarik.

Selain dalam bentuk lampu gantung atau mungkin lampu meja, Anda juga bisa memberikan penerangan yang berlapis. Misal lampu dengan lapisan terang dan juga gelap dan bisa diatur. Elemen ini akan terlihat menarik saat di malam hari.

Baca juga: Tips Mengatur Pencahayaan Ruangan Supaya Indah Dan Asri

4. Memberikan Tambahan View Dapur Mewah


Terkadang sesuatu yang mewah tidak hanya terlihat dari perabotan yang dipakai saja. Namun, dari apa yang bisa dilihat dari dapur saat memasak. Misal Anda menambahkan elemen jendela di depan kompor yang bisa membuat Anda melihat pemandangan, taman, atau bagian luar rumah yang menarik.

Karena memiliki view yang menarik, acara memasak yang Anda lakukan akan lebih menyenangkan. Tidak ada lagi yang namanya rasa bosan. Bahkan, dapur bisa jadi salah satu tempat nongkrong paling menarik yang ada di dalam rumah.

5. Menyediakan Buah di Meja


Memberikan hal-hal yang sebenarnya sederhana bisa membuat dapur jadi lebih mewah saat dilihat. Salah satunya adalah menambahkan buah yang diletakkan di atas piring atau keranjang. Buah ini diletakkan di meja dengan sudut pandang yang tepat, misal dari arah pintu masuk.

Buah yang ada di sana tidak harus yang terlihat mewah seperti buah premium, Anda bisa menggunakan buah-buahan standar asal ditata dengan baik. Misal dengan memasang pisang, jeruk, apel, atau buah-buahan lain yang tidak mudah rusak kalau tidak dimasukkan ke dalam lemari es.

6. Penambahan Elemen Hidup


Elemen hidup juga bisa dimasukkan ke dalam dapur untuk membuat zona ini jadi semakin mahal. Nah, yang dimaksud dengan elemen hidup di sini adalah tanaman. Anda bisa memasukkan tanaman yang memberikan aroma segar atau tanaman yang bisa dimanfaatkan di dapur.

Misal menanam beberapa tanaman rempah yang daunnya bisa dipakai memasak. Anda bisa menanamnya dari biji atau dari sisa sebelumnya. Masukkan ke dalam pot atau ke botol. Penambahan elemen hidup ini membuat dapur semakin menarik.

7. Jangan Lupakan Aroma 


Dapur yang memiliki kesan mewah akan memberikan aroma yang menarik seperti aroma segar, aroma buah, atau aroma sedap lainnya, misal kopi. Bandingkan kalau dapur memiliki aroma sampah karena Anda jarang membersihkan tempat sampah yang lokasinya dekat dengan wastafel.

Anda bisa menambahkan aroma seperti pengharum ruangan. Tidak perlu menggunakan pengharum ruangan yang terlalu banyak. Yang penting ada samar-samar aroma yang menarik saja bisa menambah kesan mewah.

Ternyata membuat dapur mewah tidak selalu dilakukan dengan budget yang besar. Yang paling penting dalam membuat dapur adalah penataan yang tepat dan juga memilih perabot yang sesuai. Dengan kombinasi yang baik, perabotan bisa dimaksimalkan fungsi dan penampakannya.

Sekali lagi, ukuran mewah di sini sangat relatif dan tergantung dengan masing-masing individu. Namun, dapur dengan desain yang menarik dan memberikan kesan elegan bisa memberikan kesan mewah. Bahkan, meski komponen di dalamnya sangat sederhana.

Yuk Dicoba! Cara Pilih Wall Art Keren Untuk Hiasan Kamar Tidur

Ingin memajang hiasan kamar tidur yang keren? Yuk, coba dekorasi wall art atau seni dinding! Ragam seni ini dapat menciptakan aksen yang menarik untuk ruangan dan juga membantu Anda dalam mempercantik tampilan dinding. Namun karena wall art tersedia dalam banyak opsi, mulai dari warna, gaya, tema, hingga ukuran, simak tips berikut agar tidak bingung ketika memilih!

Baca juga: Sebelum Membeli, Cek 7 Tips Ini Saat Pilih Gorden Kamar Tidur!

Pilih Ukuran Wall Art yang Sesuai Kebutuhan Kamar Tidur


Ukuran wall art tentunya menjadi poin penting yang perlu Anda pertimbangkan saat mengaplikasikan gaya seni tersebut. Nah, berikut adalah beberapa aturan dasar dalam memilih ukuran wall art.

  • Oversized: untuk wall art ukuran ini, panjangnya rata-rata 100 cm atau lebih. Jadi, ukuran ini lebih cocok untuk kamar tidur yang luas dan biasanya berfungsi sebagai titik fokus pada dinding atau ruangan.
  • Large: wall art ukuran ini biasanya memiliki panjang antara 80 hingga 100 cm. Idealnya, dalam satu ruangan, hanya ada 1 hingga 2 potong wall art ukuran large. Akan tetapi, Anda juga bisa mengkombinasikannya dengan wall art ukuran mini atau small. 
  • Medium: seni dinding dari kategori ini punya panjang sekitar 60-70 cm. Jika anda menambahkan hiasan dinding berukuran medium, pastikan untuk menatanya secara simetris.
  • Small: Karena panjangnya hanya 45-59 cm, gantung wall art ini di atas rak, perabot, atau sisi dinding yang rendah. Untuk ukuran ini, Anda bisa memasang 3 sampai 4 hiasan wall art. 
  • Mini: Seperti namanya, hiasan dekoratif ini hanya memiliki panjang 25-44 cm. Karena ukurannya mini, Anda bisa menggantung 5 bingkai sekaligus pada dinding. 

Selain memperhatikan ukuran wall art, ikuti juga aturan umum di bawah ini!

  1. Panjang hiasan dinding yang Anda gantung tidak boleh melebihi dua sepertiga dari panjang sofa atau kursi Anda.
  2. Gantung wall art setidaknya 15 cm diatas furnitur Anda.
  3. Wall art mini tidak cocok untuk ruang tidur yang luas. Maka dari itu, pertimbangkan luas ruangan dan tinggi langit-langit kamar Anda saat memilih wall art.

Pilih Warna Wall Art yang Cocok Sebagai Hiasan Kamar Tidur


Salah pilih warna bisa membuat wall art Anda terlihat tidak menyatu dengan gaya dekorasi ruangan. Untuk itu, cermati poin berikut!

  • Pasang hiasan dengan warna background yang cocok nuansa dinding Anda.
  • Gunakan warna yang sama, tetapi dalam gradasi yang berbeda. Misalnya, lukisan berlatar belakang biru muda akan tampak cantik bila Anda pasang pada dinding bernuansa biru tua.
  • Agar hasilnya terlihat menyatu, hindari menggunakan lebih dari empat warna dalam desain interior ruangan Anda.

Tentukan Tema Wall Art yang Tepat untuk Ruang Tidur Anda


Pilih wall art yang sesuai dengan tema kamar tidur Anda! Sebagai contoh, bila Anda menghadirkan nuansa pantai di kamar, gunakan hiasan kamar tidur yang menampilkan pemandangan laut, ornamen dari hewan laut yang dikeringkan, dan lain sebagainya. Dengan demikian, Anda pun akan lebih mudah memilih wall art yang tepat untuk desain kamar tidur.

Pajang Wall Art yang Sesuai Preferensi Pribadi Anda


Setiap orang memiliki preferensi untuk segala aspek yang ada dalam kehidupan mereka. Hal tersebut juga berlaku dalam seni. Karena itu, pilih wall art yang menampilkan preferensi pribadi Anda. Sebagai contoh, Anda menyukai warna pastel atau yang terkesan lebih kalem. Maka, pajanglah wall art dengan warna favorit Anda untuk membangun suasana ruangan yang diinginkan. Intinya, hias kamar tidur Anda dengan hal-hal yang Anda sukai.

Itulah beberapa tips tentang memilih wall art untuk hiasan kamar tidur. Yuk, baca ulasan lain dari kami untuk mendapatkan lebih banyak inspirasi soal cara mendekorasi rumah!

Cara Memilih Model Meja Makan Terbaik Untuk Rumah Idaman

Memilih model meja makan yang cocok untuk semua jenis rumah tidak mudah. Padahal, meja makan tidak hanya difungsikan untuk tempat menyantap hidangan saja. Kadang-kadang kita memakainya untuk tempat bersantai atau bekerja saat melakukan work from home.

Mengingat meja makan cukup penting dan wajib ada di semua rumah, Anda harus bisa memilih desain yang terbaik. Berikut beberapa hal yang harus diperhatikan agar meja makan yang sudah dibeli atau dibuat tidak mubazir sehingga dimasukkan ke dalam gudang.

Baca juga: Taplak Meja Vs Table Runner: Ini Kelebihan Dan Kekurangannya

1. Menentukan Lokasi Meja Makan


Hal pertama yang harus dilakukan kalau ingin memilih model meja makan yang sesuai dengan rumah adalah lokasi dari meja. Proses ini seharusnya dilakukan sejak awal mendesain rumah. Namun, kalau terlanjur sudah jadi atau beli rumah seken, meja makan harus dipilihkan lokasi yang tepat.

Ukur ruangan tempat meja makan akan diletakkan secara presisi. Usahakan meja makan tidak akan terlalu besar atau terlalu kecil. Kalau terlalu besar, Anda akan sulit bergerak di sekelilingnya. Kalau terlalu kecil, tidak akan terlalu banyak makanan yang bisa ditaruh di atasnya.

2. Memilih Model Meja Makan

Model meja makan ada banyak jenisnya. Anda bisa memilih sendiri modelnya yang sesuai dengan keinginan dan menyesuaikan dengan ukuran. Untuk model, meja makan terdiri dari beberapa jenis di bawah ini.

Meja Bentuk Persegi


Meja bentuk persegi agak tricky kalau dimasukkan ke dalam ruangan. Mengapa, karena bentuk segi empat yang sisinya sama ini cenderung cocok untuk ruangan dengan  konsep sama, yakni persegi.

Kalau dipaksakan masuk ke dalam ruangan standar, elemen estetika dan simetris tidak akan ada. Namun, tetap bisa dipakai kalau Anda tidak masalah dengan desain interior dan eksterior yang agak kacau.

Meja Bentuk Segi Panjang


Meja dengan bentuk segi panjang hampir semuanya cocok dipakai di dalam ruangan yang lebar dan memanjang. Tidak ada batasan dengan masalah estetikanya. Selama ukuran dari ruangan sepadan, meja tidak akan terlihat aneh.

Anda bisa memilih meja dengan bersudut di bagian pinggirnya atau ada elemen lingkaran. Jadi, meja terlihat lebih elegan dan tetap aman untuk anak-anak karena tidak ada bagian yang lancip.

Meja Bentuk Lingkaran


Meja dengan bentuk lingkaran adalah solusi yang bisa didapatkan kalau Anda ingin meja makan yang cocok untuk ruangan sempit. Bentuk lingkaran dari meja ini juga memberikan kedekatan karena saat duduk jarang antar orang tidak akan berjauhan.

3. Memilih Bahan Baku

Memilih bahan baku dari meja yang tepat akan menentukan fungsi dan kualitas dari meja makan itu sendiri. Umumnya, beberapa bahan di bawah ini sering digunakan untuk bahan baku meja makan.

Kayu


Meja yang terbuat dari kayu umumnya cocok dengan berbagai jenis interior dan eksterior ruangan. Apalagi kayu dipoles dengan baik dan memiliki bahan berkualitas. Meja makan bisa awet hingga bertahun-tahun dibandingkan bahan lain.

Marmer


Bahan marmer umumnya memiliki kesan mewah dan juga elegan. Bahan marmer kerap dipotong menjadi bulatan dan disangga dengan logam atau kayu. Meja marmer cocok untuk meja makan sekaligus daya tarik di dapur.

Kaca


Bahan kaca banyak dipakai pada ruangan yang tidak terlalu besar. Jadi, kaca bisa memberikan ilusi agar ruangan terlihat lebar. 

Logam


Bahan logam bisa dipakai kalau Anda punya ruangan yang sempit. Umumnya, dipakai untuk jenis meja makan lipat yang bisa dibuka dan tutup saat dibutuhkan.

4. Memilih Kursi yang Tepat


Pemilih kursi harus sesuai dengan meja. Misal meja dari kayu bisa memilih kursi dengan elemen sama. Kalau Anda tidak memperhitungkan masalah kecocokan yang penting tinggi dari kursi nyaman saat dipakai untuk makan. Tangan yang dipakai makan tidak terlalu condong ke atas atau ke bawah.

Baca juga: Tips Cerdas Memilih Model Kursi Makan Yang Tepat Di Rumah

5. Menyesuaikan dengan Eksterior Lain


Hal terpenting dari saat memilih meja makan adalah menyesuaikan model dan juga bahannya dengan eksterior lain. Artinya, kalau di dalam ruangan ada perabotan lainnya, meja makan harus “nyambung” dengan semuanya. Tidak nyeleneh dan tampak aneh saat dilihat.

Masalah estetika dan kecocokan ini sebenarnya relatif bagi sebagian orang. Ada yang lebih mengedepankan fungsi daripada elemen keindahan. Namun, ada juga yang menginginkan keduanya. Kalau bisa mendapatkan meja makan yang memang indah dan berfungsi dengan baik, kenapa harus memilih salah satu?

Memilih model meja makan yang cocok untuk segala rumah ternyata cukup tricky dan tidak semudah yang dibayangkan. Apalagi meja makan sering dipakai untuk makan malam bersama dengan banyak orang. Bentuk harus estetik dan tetap memiliki fungsinya sebagai meja untuk makan atau sekadar mengudap.

Sebagai referensi, Anda bisa membaca beberapa buku atau majalah tentang home design. Di sana akan ada banyak inspirasi meja makan agar sesuai dengan keinginan. Jadi, meja yang Anda beli atau buat tetap sesuai dengan desain rumah secara umum.

7 Cara Menata Kamar Tidur Mewah Tanpa Menguras Isi Kantong

Apakah Anda mendambakan desain kamar tidur mewah? Tenang, membuat tampilan kamar tidur mewah dan terlihat elegan bukan berarti Anda harus menguras isi tabungan. Hal ini karena menghabiskan banyak uang pada furnitur bermerek tidak selalu menjamin tampilan kamar akan terlihat lebih elegan. Maka dari itu, yuk cermati dahulu tips berikut sebelum Anda memborong furniture mewah untuk kamar tidur! 

Baca juga: 7 Tips Cerdas Untuk Dekorasi Ruang Tamu Mewah Dengan Hemat

1. Ciptakan Dekorasi Dinding yang Elegan


Dinding bernuansa netral pun bisa terlihat mewah jika Anda menciptakan kombinasi desain yang tepat. Seperti pada gambar di atas, dinding menampilkan warna dark grey yang mampu memberikan kesan hangat dan elegan pada suasana kamar tidur. Warna tersebut juga menunjukkan kontras yang cantik dengan elemen lain di ruang tidur. 

2. Gunakan Headboard untuk Desain Kamar Tidur Mewah


Gunakan headboard dengan tampilan mewah untuk meningkatkan kesan glamor di ruang tidur Anda. Namun, headboard cantik tidak selalu harus mahal karena Anda bisa menyiasatinya dengan berbagai cara. Pertama, pilih warna yang memiliki tampilan elegan, seperti misalnya emas, biru dongker, hijau emerald, abu-abu, atau merah marun. Kedua, gunakan headboard dengan bentuk yang unik dan tinggi. Terakhir, balut headboard dengan kain yang mampu menampilkan kesan glamor, seperti beludru atau linen. 

3. Bangun Pencahayaan yang Memberikan Kesan Glamor


Berikan sentuhan glamor pada sektor pencahayaan di kamar tidur. Anda bisa memakai perlengkapan lampu yang memiliki tampilan mengkilap, seperti misalnya yang berwarna emas atau terbuat dari kaca. Apabila punya budget lebih, tidak ada salahnya untuk membeli lampu berbahan kristal yang dapat memberi sentuhan elegan yang kuat. 

Selain mempertimbangkan material lampu, pertimbangkan pula ukuran lampu yang hendak Anda beli. Untuk kesan yang lebih mewah, sebaiknya pasang lampu berukuran lebih besar sebagai pencahayaan utama di ruang tidur Anda. 

4. Gunakan Sofa atau Kursi Aksen Guna Mempercantik Tampilan Ruangan


Apabila Anda memiliki ruang kosong di dekat sudut jendela, di bagian depan tempat tidur, atau di samping meja tempat tidur, manfaatkan itu untuk menaruh sebuah kursi atau sofa aksen. Gaya penataan ini banyak diaplikasikan pada hotel butik yang terkenal dengan suasana kamar tidurnya yang mewah. Pun dari segi fungsi, sofa/kursi itu dapat Anda gunakan sebagai tempat untuk sekadar duduk bersantai atau membaca buku. 

Baca juga: Yuk Dicoba! Cara Pilih Wall Art Keren Untuk Hiasan Kamar Tidur

5. Pasang Cermin di Sisi Kanan dan Kiri Tempat Tidur Anda


Para desainer biasanya menggunakan trik ini untuk menambahkan sedikit sentuhan glamor ke dalam ruang tidur. Caranya adalah dengan memasang cermin di sisi kanan dan kiri headboard. Selain itu, gaya penataan ini juga cocok untuk kamar tidur sempit. Hal ini karena cermin dapat memberi efek visual yang membuat tampilan ruangan terasa lebih lengang. Maka supaya hasilnya lebih optimal, pilih cermin dengan detail unik atau yang memiliki bingkai berwarna emas. 

6. Pilih Meja Nakas dengan Tampilan yang Mengkilap


Alih-alih memilih meja nakas berbahan kayu, beralihlah ke opsi yang memiliki tampilan mengkilap. Contohnya, Anda bisa menggunakan meja nakas berbahan kaca, kristal, atau kuningan. Kemudian, singkirkan tumpukan benda yang dapat membuat tampilan meja nakas  terlihat lusuh atau berantakan. Pastikan hanya ada vas bunga kecil dan lampu meja di atas perabot tersebut.

7. Susun Bantal Dekoratif diatas Tempat Tidur


Gunakan bantal dari berbagai ukuran untuk menghias tempat tidur Anda. Namun, hindari menumpuk terlalu banyak bantal ya! Aturannya adalah tumpukan bantal tidak boleh melebihi seperempat dari panjang tempat tidur Anda. Untuk material kain bantal, sebaiknya pilih yang berkualitas bagus, seperti beludru, faux fur (bulu sintetis), atau sutra.

Demikian beberapa ide penataan untuk kamar tidur mewah.Ikuti langkah-langkahnya agar bisa mewujudkan kamar tidur impian Anda!

Panduan Pengaturan Alat Makan Untuk Table Manner Di Rumah

Penataan alat makan selama ini mungkin tidak terlalu menjadi perhatian Anda—kecuali jika Anda sehari-hari berkutat dengan acara makan yang formal. Namun, tak ada salahnya kini Anda mulai mempelajari tata cara peletakan perlengkapan makan. 

Hal ini akan membantu menciptakan suasana makan menjadi lebih berkesan—brunch, makan siang, atau makan malam—bersama keluarga atau sahabat. Terlebih sejak adanya pandemi yang mengubah kebiasaan untuk lebih banyak menghabiskan waktu di rumah saja—dan mengubah kebiasaan makan di luar menjadi di rumah saja—panduan berikut bisa Anda contek saat menjamu orang-orang terdekat.

Baca juga: Cara Memilih Model Meja Makan Terbaik Untuk Rumah Idaman

Cara Menempatkan Alat-Alat Makan

1. Dinner Plate


Dinner plate merupakan piring ceper berbentuk lingkaran yang dibuat khusus untuk menyajikan menu utama (main course). Umumnya dinner plate berukuran besar mempunyai diameter sekitar 26 cm.

Adapun peletakan dinner plate adalah pada bagian tengah.

2. Side Plate


Side plates juga sering disebut sebagai quarter plate atau butter and bread plate (bnb plate). Seperti namanya, jenis piring ini dibuat untuk menyajikan roti dan mentega. Bentuk side plate menyerupai dinner plate, tetapi ukurannya lebih kecil yakni berdiameter 15 cm.

Adapun peletakan side plate adalah pada sisi kiri dinner plate dengan pisau butter diletakkan di atas piring ini.

3. Glassware


Glassware merupakan peralatan minum yang terbuat dari kaca. Berdasarkan desainnya, ada dua kategori glassware: gelas bertangkai (stemug glass) seperti red wine glass, white wine glass, champagne glass, dan cocktail glass dan gelas tidak bertangkai (unstemug glass) seperti juice glass, beer mug, short glass, wine carafe, dan highball glass.

Jenis glassware standar yang disajikan adalah red wine glass, white wine glass, dan water glass. Ketiganya diletakkan di sisi kanan agak atas  dinner plate.

4. Tea and Coffee


Perlengkapan dan sajian ini disajikan setelah dessert alias makanan pencuci mulut dibersihkan (dihidangkan pada bagian akhir acara bersantap). Adapun elemen bagian ini adalah teacup (cangkir), saucer (lepek), dan teaspoon (sendok teh). 

5. Cutlery


Cutlery merupakan perlengkapan makan yang terdiri dari sendok, garpu, dan pisau. Alat-alat ini berfungsi untuk menyediakan, menyajikan, dan memakan hidangan (merujuk pada silverware).

Adapun pengaturan peletakan alat-alat makan ini terbilang cukup kompleks. Pada dasarnya, Anda meletakkan alat-alat tersebut sesuai dengan urutan penggunaannya. Simak poin-poin berikut untuk lebih jelasnya.

  1. Letakkan silverware berurutan sesuai waktu penggunaannya. Silverware untuk hidangan pertama (appetizer) berada di sisi paling ujung (paling jauh) dari piring, lalu diikuti silverware untuk hidangan selanjutnya hingga dessert yang berada di sisi paling dekat dengan piring.
  2. Aturlah sisi kanan dan sisi kiri sepasang untuk keperluannya (silverware di sisi kanan paling ujung adalah untuk appetizer dan silverware di sisi kiri paling ujung juga untuk appetizer—dan seterusnya).
  3. Garpu berada di sisi kiri piring, sedangkan sendok dan pisau (sesuai peruntukan) berada di sisi kanan piring. Adapun penempatan garpu adalah di antara dinner plate dan side plate.

Mengatur Meja 

Tidak cuma mengatur alat makan, Anda juga perlu mengatur meja secara keseluruhan. Berikut adalah beberapa tips.

1. Taplak Meja


Taplak meja berwarna putih dengan bahan linen merupakan standar paling umum untuk menyajikan acara bersantap spesial. Pilihlah ukuran yang tepat. Sebagai panduan, aturlah taplak meja agar menutupi meja hingga ‘jatuh’ menutupi sisi samping meja. Adapun bagian taplak yang terjatuh adalah berada pada rentang 30 cm dari bagian permukaan meja hingga 15 cm dari permukaan tanah.

Tidak lupa, demi meminimalkan risiko bercak pada meja, lapisi permukaan meja dengan table protector sebelum menutupnya dengan taplak.

2. Serbet


Anda bisa melakukan beberapa cara untuk pengaturan yang satu ini. Anda dapat melipat serbet menjadi dua dan meletakkannya di sisi kiri piring, bawah garpu, atau di bagian tengah dinner plate

Pilihlah serbet berbahan linen atau katun jika Anda akan menggunakannya untuk acara makan formal. Namun jika akan menggunakannya untuk suasana yang lebih kasual, maka Anda dapat menggunakan serbet berbahan kertas yang berkualitas bagus.

3. Perlengkapan Lain


Tambahkan sentuhan yang lebih hangat dan personal untuk menyambut para undangan agar membuat mereka merasa lebih nyaman dan diterima. Anda bisa memberi buket bunga dalam vas yang diletakkan di bagian tengah meja, lilin, atau bahkan papan nama pada masing-masing kursi.

Nah, itulah panduan untuk mengatur alat makan yang lazim dipraktikkan pada table manner di berbagai tempat mewah. Anda pun kini dapat menjadi host sendiri acara bersantap yang berkelas, tetapi tetap hangat bersama orang-orang tersayang di rumah sendiri. Tentunya, Anda tidak perlu harus menghadirkan semua perlengkapan—seperti seluruh jenis gelas untuk wine—terutama jika ingin konsep yang lebih sederhana. Namun setidaknya, sentuhan table manner ini pasti akan membuat tamu menjadi lebih dihargai.