Terlihat Elegan, Inilah Contoh Inspirasi Rumah Gaya Eropa

Desain rumah gaya Eropa memiliki daya tarik tersendiri. Tampilan yang memesona dan tidak biasa menjadi alasan bagi banyak orang untuk memilih membangun rumah dengan desain seperti itu. Seiring perkembangan zaman, model rumah bergaya Eropa yang klasik mulai menyesuaikan dengan konsep minimalis dan modern.

Anda bisa melihat gaya desain bangunan Eropa pada bangunan tempo dulu. Namun, untuk rumah tinggal, aplikasinya tentu bisa mendapatkan penyesuaian. Pilihlah elemen-elemen tertentu yang bisa menonjolkan dan menciptakan kesan Eropa pada desain bangunan.

Ciri Khas Rumah Bergaya Eropa

Ada sejumlah ciri khas rumah yang mengusung gaya desain Eropa. Apa saja di antaranya?

1. Memiliki Lebih dari 1 Lantai

Rumah-rumah di Eropa biasanya memiliki lebih dari satu lantai. Ini merupakan ciri khas yang menunjukkan kemegahan dan kemewahan. Selain itu, bangunan rumah juga memiliki langit-langit yang tinggi.

Rumah dengan rancangan seperti ini bertujuan untuk memberikan privasi kepada anggota keluarga. Selain itu, pemisahan kegiatan di lantai bawah dan atas dapat menggunakan rancangan yang sesuai dengan keinginan.

2. Terdapat Cerobong Asap

Eropa merupakan negara empat musim. Pada  musim dingin, penghuni rumah bisa mendapatkan kehangatan dari perapian yang dinyalakan. Nah, sebagai jalur keluar asap dibuat cerobong yang tembus ke atap.

Hingga saat ini, cerobong asap menjadi elemen yang biasa digunakan pada rumah bergaya Eropa. Cerobong asap menjadi salah satu ikon yang tidak terpisahkan.

3. Memiliki Atap yang Miring dan Tinggi

Ciri khas lain dari rumah yang mengusung gaya desain Eropa adalah atap yang tinggi dan miring. Model atap yang digunakan adalah model atap limas yang tampak curam. 

Di bawah atap biasanya ada jendela kaca yang merupakan bagian luar dari area loteng. Area ini sangat fungsional dan banyak dijadikan sebagai kamar tidur atau tempat penyimpanan.

4. Mempunyai Pilar 

Keunikan lain adalah rumah memiliki pilar yang kokoh dan kuat. Pilar berupa menara tinggi ini dibuat dari lantai bawah hingga atas. Bentuk pilar adalah silinder atau heksagon. 

Keberadaan pilar menyokong bangunan rumah sekaligus menciptakan kesan kuat dan tegas. Pilar rumah bisa terlihat mulai dari akses masuk rumah pada bagian kiri dan kanan.

5. Ukuran Jendela yang Besar 

Kemegahan rumah-rumah bergaya Eropa juga terlihat dari ukuran jendela yang besar. Tujuannya supaya sirkulasi udara dan cahaya bisa lancar. Pada jendela kaca biasanya ada teralis besi yang menciptakan kesan klasik. 

Untuk menghindari air hujan dan sinar matahari, ada atap kecil di atas jendela. Sementara itu, pada bagian dalam jendela terdapat tirai yang besar

6. Memiliki Banyak Ornamen

Ciri khas lainnya adalah rumah yang memiliki banyak ornamen. Tujuan ornamen ini adalah untuk mempercantik tampilan rumah sesuai gaya desainnya. Jenis ornamen yang bisa menjadi pelengkap contohnya adalah ornamen ukiran batu yang mewah dan elegan. 

Inspirasi Desain Rumah Gaya Eropa

Bagi Anda yang ingin memiliki rumah impian dengan desain rumah gaya Eropa, inspirasi berikut dapat menjadi pilihan. Yuk, disimak!

1. Desain Rumah Eropa Old World

Rumah yang mengusung desain Old World ini sangat identik dengan masa lampau. Sekilas terlihat megah dan keren karena terdapat berbagai fasilitas yang sudah modern.

Rumah Eropa Old World merupakan perpaduan antara gaya eksterior Perancis dan Inggris. Hal ini dikuatkan oleh penggunaan atap bergaris dan akses bebatuan pada dinding bangunan.

2. Desain Rumah Eropa Modern Kontemporer

Model desain lainnya adalah hunian bergaya modern kontemporer. Pada gaya desain ini, Anda bisa melihat pintu-pintu yang megah dan besar. Jendelanya juga berukuran besar.

Meskipun demikian, pada rumah model ini tidak ada ornamen yang terlalu mencolok. Hal ini terjadi karena perancangan rumah berfokus pada konsep minimalis dan lebih condong pada kesan elegan.

Baca juga: Ternyata Begini Desain Interior Kontemporer yang Lagi Kekinian!

3. Desain European Country

Model rumah dengan gaya desain European Country umumnya terdapat pada bangunan yang ada di pedesaan Eropa. Fasad terlihat seimbang, tinggi, dan megah dengan jendela-jendela yang lebar. 

Selain itu, atap rumah terlihat curam sehingga memberikan kesan dua lantai walaupun tidak demikian. Untuk menambah kesan eksotis, rumah model ini menggunakan dinding batu bata merah.

4. Desain Rumah Eropa Sederhana dengan Cerobong Asap

Cerobong asap merupakan bagian yang tidak bisa terpisahkan dari rumah bergaya Eropa. Jika Anda ingin memiliki rumah seperti ini, buatlah desain yang mirip dengan cerobong asap yang menjulang.

Faktanya, cerobong asap mungkin tidak berfungsi dengan baik sebagai jalur keluar asap dari perapian dan hanya menjadi ornamen. Namun, kehadiran cerobong asap menjadi ikon rumah dengan desain gaya Eropa. 

5. Desain Rumah Eropa dengan Ornamen Unik

Ornamen pada rumah yang mengusung gaya desain Eropa ada bermacam-macam. Anda bisa meletakkannya pada bagian eksterior maupun interior rumah. Biasanya ornamen terbuat dari material alam yang memiliki nilai seni tinggi. Ada pula yang merupakan hasil karya seniman dengan harga yang cukup mahal. Tujuannya untuk mempercantik bagian rumah.

6. Greek Revival European House

Ada lagi model Greek Revival European House yang sekilas terlihat seperti gereja kecil sederhana di Eropa. Model rumah ini memiliki banyak pilar pada sudut-sudut rumah. Penggunaan pilar yang terinspirasi dari kuil Yunani ini adalah untuk kekuatan dan penyekat. Selain itu, ada pula area teras pada bagian luar. 

7. Rumah Eropa Gaya Victoria 

Inspirasi lain yang bisa Anda tidur adalah rumah dengan gaya Victoria. Fasad rumah terlihat mewah dan artistik. Dengan teras berbentuk panggung yang luas, rumah juga terkesan hangat untuk keluarga.

Material utama membangun rumah adalah kayu dan batu. Material itu diterapkan pada hampir semua bagian bangunan.

8. Rumah Eropa Adobe Revival 

Keunikan model rumah yang satu ini adalah menggunakan lumpur sebagai bahan utama pembangunan. Lumpur dibentuk seperti batu bata dan tersusun dengan apik. Ciri khas lainnya adalah pilar penyangga pada bagian depan rumah. Tampilan rumah elegan dan artistik sehingga model rumah ini cocok bagi yang berkarakter terbuka.

9. Desain Rumah Eropa Klasik

Desain rumah dengan gaya klasik biasanya ditandai oleh kehadiran balkon. Ukuran balkon dapat bervariasi mulai dari kecil hingga besar. Balkon menjadi area untuk bersantai sekaligus memberikan kesan berbeda pada bangunan rumah.

Meskipun demikian, model rumah ini terlihat lebih modern dan megah serta memberikan kesan mewah.

10. English Cottage House

Nikmati ketenangan menginap pada hunian dengan konsep English Cottage House. Jenis rumah yang satu ini merupakan rumah tradisional yang umum terlihat di wilayah Eropa. Keunikannya adalah jendela yang besar pada dinding rumah dan atap yang tinggi. Walaupun sederhana, model rumah ini pada umumnya memiliki dua lantai.

Nah, demikian penjelasan lengkap mengenai rumah gaya Eropa. Menarik, bukan? Bagi Anda yang tertarik untuk memiliki hunian bernuansa unik seperti di Eropa, jangan ragu mempertimbangkan pilihan yang tersedia. Hal yang lebih penting adalah memastikan tempat tinggal terasa nyaman dan sesuai karakter penghuninya. 

16 Warna Cat Rumah Bagian Dalam Agar Terlihat Elegan

Jika Anda sedang merancang rumah baru atau ingin melakukan renovasi pada sebuah ruangan kamar, aspek warna cat jangan diabaikan. Warna cat rumah bagian dalam ternyata dapat memengaruhi suasana hunian. Penghuni rumah pun akan merasa lebih betah jika suasana tempat tinggal terasa nyaman.

Lalu, apa saja warna cat yang cocok diaplikasikan pada dinding rumah terutama bagian dalam? Memilih warna yang tepat memang butuh pertimbangan yang matang agar tidak menyesal kemudian. Nah, berikut sejumlah pilihan warna yang bisa digunakan serta kesan yang ditimbulkan. Yuk, disimak!

1. Peach

Peach adalah paduan antara warna merah muda dan oranye muda. Tone warna ini terkesan lembut dan hangat. Peach termasuk dalam warna-warna pastel sehingga nyaman dipandang. Warna peach juga bisa dikombinasikan dengan warna gelap atau terang.

Warna peach cocok diterapkan pada kamar tidur karena terkesan menenangkan. Anda juga bisa mengaplikasikannya di ruang keluarga untuk mendapatkan kesan romantis.

2. Blush

Salah satu warna yang menampilkan kesan elegan adalah warna blush. Warna ini termasuk dalam kelompok warna merah muda dengan konsistensi yang ringan dan lembut. Blush identik dengan warna blush on pada makeup sehingga familier bagi sebagian orang.

Kesan yang ditimbulkan oleh warna blush adalah teduh dan feminin. Itulah sebabnya warna ini cocok diterapkan pada kamar anak atau remaja perempuan. 

3. Abu-Abu Muda

Anda juga bisa mencoba warna abu-abu muda sebagai pilihan warna cat bagian dalam ruangan. Ini merupakan salah satu variasi warna abu-abu yang secara umum bersifat menenangkan dan terkontrol. 

Abu-abu adalah perpaduan antara warna putih dan hitam. Semakin banyak campuran warna hitam, warna abu-abu akan semakin gelap, demikian sebaliknya. Warna ini cocok digunakan pada ruang tamu atau ruang kerja.

4. Putih

Warna putih adalah warna yang netral dan sangat fleksibel. Anda bisa menerapkannya pada semua ruangan di dalam rumah. Kesan yang timbul dari warna putih adalah bersih dan cerah. 

Selain itu, ruangan juga akan tampak lebih luas sehingga cocok untuk menciptakan kesan minimalis. Karena warna putih dapat memunculkan kesan kaku dan hambar, Anda bisa menyiasatinya dengan menambahkan sejumlah ornamen.

5. Hazelnut

Warna hazelnut adalah salah satu variasi warna cokelat. Jenis warna ini memiliki tone yang klasik serta menampilkan kesan yang elegan dan mewah. Anda bisa menerapkan hazelnut pada ruangan apa pun, baik ruang tamu atau kamar tidur. 

Supaya lebih menarik, Anda juga bisa memadukan warna hazelnut dengan warna lain seperti gold atau putih. Kesan dinamis akan timbul lewat perpaduan warna-warna tersebut.

6. Greenery

Bagi Anda yang suka suasana sejuk, pilihan warna greenery adalah pilihan terbaik. Greenery merupakan perpaduan antara warna hijau dan sedikit kuning yang menimbulkan kesan segar dan hidup seperti di awal musim semi. 

Menerapkan warna greenery pada dinding dalam rumah akan membuat Anda merasa lebih tenang dan relaks. Warna seperti ini cocok diterapkan pada kamar tidur supaya waktu istirahat lebih optimal.

7. Rose

Rose termasuk dalam kelompok warna merah muda dengan intensitas yang cukup padat. Warna rose memberikan kesan manis dan cantik sehingga kerap menjadi pilihan bagi kamar anak-anak dan remaja perempuan. 

Selain itu, warna rose juga dapat menimbulkan kesan ceria dan gembira. Karena itu, Anda bisa menjadikannya sebagai warna cat pada area tertentu pada rumah yang ingin ditonjolkan. 

8. Light Yellow

Warna light yellow sekilas terlihat menantang karena terlalu cerah. Namun, warna ini sangat cocok diterapkan pada ruangan dengan jendela yang lebar dan menghadap matahari karena bisa memantulkan cahaya dengan baik. 

Kesan yang ditimbulkan oleh warna light yellow adalah cerah dan ceria. Anda akan merasakan suasana gembira dan mampu produktif pada ruangan dengan warna cat light yellow. Karena itu, gunakan light yellow pada ruangan kerja atau kamar tamu.

9. Biru Muda

Biru muda adalah variasi warna biru yang dapat menciptakan aura ramah dan menyenangkan sekaligus elegan. Warna biru muda terlihat lebih lembut dan dapat membuat ruangan sempit terkesan lebih luas. 

Warna biru secara umum identik dengan kepercayaan, tanggung jawab, dan keamanan. Karena itu, menerapkan warna ini pada dinding kamar tidur akan menimbulkan perasaan relaks dan tenang.

10. Abu Lilac

Abu lilac merupakan perpaduan antara warna abu-abu dan lilac atau lavender. Kombinasi warna ini menciptakan kesan lembut dan tidak menonjol sehingga cocok digunakan pada ruangan santai seperti ruang keluarga. 

Abu lilac termasuk sebagai warna yang sedang tren akhir-akhir ini. Karena tampak unik, warna abu lilac terlihat tidak membosankan. Dengan furnitur berwarna serasi, desain rumah akan tampak mewah dan cantik.

11. Sand

Sand merupakan salah satu warna dalam kelompok nude. Seperti namanya, warna sand terlihat seperti warna pasir, yaitu perpaduan putih, kuning, dan cokelat. Sebagai warna netral, sand bisa digunakan untuk ruangan apa pun.

Anda bisa mengaplikasikannya pada ruang tamu, kamar tidur, bahkan dapur. Dengan warna sand, ruangan juga bisa tampak klasik dan elegan. Tambahkan beberapa ornamen untuk membuatnya lebih menarik.

12. Mint Green

Mint green adalah pilihan warna cat rumah bagian dalam yang menarik. Warna ini merupakan warna hijau daun yang paling mendekati aslinya. Bagi Anda yang senang dengan suasana natural dan alami, mint green sangat cocok.

Anda dapat menjadikan mint green sebagai warna cat pada ruang tamu, kamar tidur, dan ruang keluarga. Kesan tenang dan sejuk akan langsung terasas.

13. Pink Pastel

Pink pastel adalah warna pink dengan intensitas yang tidak terlalu padat. Warna ini cocok digunakan pada kamar anak-anak dan remaja perempuan. Kesan yang ditimbulkan adalah ceria dan manis. Karena tidak terlalu mencolok, warna pink pastel juga dapat membuat penghuninya beristirahat.

14. Beige

Beige merupakan variasi warna yang unik. Warna ini awalnya ditujukan untuk menyebut warna wol alami. Kesan yang timbul dari warna beige adalah kalem dan tenang sehingga cocok digunakan untuk ruang kerja maupun kamar tidur. 

15. Navy Blue

Warna navy blue termasuk dalam variasi warna biru tetapi lebih gelap. Navy blue menciptakan kesan tenang, tegas, dan kuat. Pada kondisi gelap, navy blue terlihat sekilas seperti warna hitam. Warna cat ini cocok digunakan pada ruang kerja.

16. Maroon

Pilihan warna maroon untuk cat dinding terbuka bagi Anda yang memiliki karakter unik. Warna maroon adalah warna merah yang lebih gelap. Warna ini menarik karena Anda bisa menerapkannya pada salah satu dinding di dalam rumah sebagai aksen yang mempercantik sebuah ruangan. 

Demikian sejumlah pilihan yang menarik untuk dipertimbangkan sebagai warna cat rumah bagian dalam. Menurut Anda, warna mana yang paling sesuai untuk diterapkan pada hunian? Jangan ragu untuk memilih warna-warna unik apabila Anda memang menyukainya. Selamat memilih!

Penasaran? Begini Inspirasi Taman Rumah Mewah Ala Sultan

Bukan hanya bagian interior, bagian eksterior sebuah bangunan rumah juga sangat memengaruhi kesan terhadap hunian. Apalagi karena bagian eksterior biasanya merupakan bagian yang lebih mudah terlihat. Salah satu di antaranya adalah area taman rumah, baik yang terletak di depan, samping, belakang, maupun atas bangunan.

Taman yang ditata dengan apik akan membuat rumah terlihat tenang dan teduh serta nyaman ditinggali. Jika ingin menciptakan kesan yang berbeda, Anda bahkan bisa mewujudkan inspirasi taman rumah mewah ala sultan. Seperti apa bentuknya? Yuk, simak di sini ulasannya!

1. Taman dengan Batu Bata Ekspos

Salah satu ide membuat taman rumah terlihat unik adalah menggunakan batu bata ekspos. Konsep ini artinya mengekspos batu bata sebagai bagian dari desain secara terang-terangan atau tanpa ditutupi apa pun. Tujuannya untuk menciptakan kesan alami dan eksotis lewat susunan batu berbahan tanah liat tersebut.

Pada area taman, Anda bisa menggunakan batu bata ekspos pada bagian lantai. Selain menjadi elemen unik pada taman, fungsinya juga sebagai pijakan yang aman di tengah taman. Di atas batu bata tersebut, Anda bisa meletakkan tempat duduk atau ornamen lain untuk mempercantik taman.

2. Konsep Decking yang Membuka Ruang

Inspirasi lain yang bisa dicoba saat akan membangun taman rumah agar terlihat mewah bak rumah sultan adalah menerapkan konsep decking. Pada konsep ini, ada area ruang terbuka pada taman yang ditandai dengan penerapan lantai kayu seperti deck kapal.

Ruang khusus ini bisa dimanfaatkan untuk bersantai, berjemur, bahkan menikmati makan malam. Anda bisa menambahkan atap agar area decking lebih aman ditempati saat cuaca tidak mendukung.

3. Taman dengan Gazebo

Taman dengan gazebo akan menciptakan kesan yang lebih mewah. Anda bisa menempatkan gazebo di sudut taman atau bahkan bagian tengah. Salah satu fungsinya untuk mempercantik tampilan taman. Selain itu, gazebo juga bisa menjadi tempat yang nyaman untuk beraktivitas. 

Gazebo adalah sebuah bangunan terpisah dari bangunan utama. Umumnya gazebo terbuat dari material kayu dan menciptakan kesan yang eksotis. Adanya gazebo di taman akan membuat area ini lebih menarik dan fungsional.

4. Taman Mewah dengan Batu Alam

Untuk membuat taman terlihat lebih cantik, Anda bisa mengaplikasikan batu alam. Bebatuan alam bisa menjadi bagian dari jalan setapak. Model dan tekstur yang unik membuat jalan setapak tampak tidak biasa. Selain itu, karena tahan dan kuat, batu alam bisa menjadi pilihan terbaik.

Batu-batuan alam juga dapat dimanfaatkan sekadar sebagai ornamen, baik ditempatkan begitu saja maupun menjadi bagian dinding. Bahkan, Anda juga bisa menggunakan batu alam untuk mempercantik kolam dan air mancur.

5. Konsep Taman Mewah dengan Air Mancur

Menambahkan elemen air mancur pada area taman otomatis akan membuat area ini tampak lebih mewah. Jika bujet terbatas, Anda bisa memilih desain air mancur minimalis. Adanya air mancur menciptakan suasana yang lebih adem karena dilengkapi dengan suara air yang menenangkan.

Untuk model yang lebih mewah, Anda dapat menambahkan lampu-lampu warna-warni di sekitar air mancur. Nuansa yang berbeda dari pantulan air akan langsung terasa, terutama pada malam hari.

6. Taman di Atas Rumah

Jika halaman rumah tidak memungkinkan untuk menjadi taman, Anda bisa menyulap bagian atap sebagai tempat bersantai. Taman di atap rumah menyediakan lebih banyak privasi bagi penghuni rumah. Hanya saja, menata taman rumah mewah di bagian atas tentu lebih terbatas dibandingkan di halaman. 

Namun, dengan kreativitas, Anda bisa menyulap atas rumah menjadi area yang fungsional. Manfaatkan juga bagian dinding atau tembok untuk menggantung tanaman apabila ruang tidak terlalu luas. Jangan lupa, pengaturan seperti pengairan taman juga perlu diperhatikan. 

7. Taman Mewah dengan Hiasan Ornamen

Keberadaan ornamen pada taman membuat suasana juga lebih mewah. Ornamen yang umum dipasang adalah lampu taman dengan model klasik atau kekinian. Ukiran dari batu alam juga menjadi bagian yang tidak terpisahkan dari sebuah desain taman. 

Anda juga bisa menambahkan ornamen lain seperti pot-pot cantik dan penuh warna. Ornamen unik seperti patung berukuran sedang juga bisa memperindah taman. Letakkan ornamen secara bervariasi, baik di tanah, dinding, maupun digantung dengan tali. 

8. Taman Mewah dengan Perapian

Tempatkan perapian pada taman untuk menciptakan kesan mewah dan tidak biasa. Perapian dapat berbentuk klasik, tetapi bisa juga didesain dengan model kekinian yang multifungsi. Perapian sangat berguna ketika cuaca sedang dingin, bukan sekadar untuk hiasan. Di sekitar perapian, Anda juga bisa menambahkan tempat duduk dari material batu. Fungsinya sebagai tempat berkumpul yang lebih fleksibel. 

9. Taman dengan Banyak Bunga

Tanaman bunga adalah ornamen alami yang selalu ada di setiap taman. Namun, Anda bisa membuat area ini tampak mewah dengan bunga-bunga yang indah dan eksklusif. Salah satu contohnya adalah tanaman bunga anggrek yang elegan dan eksotis.

Anda juga bisa menanam tanaman mawar beraneka warna. Tata penempatannya dengan rapi supaya tampak lebih indah. Dalam hal ini, pengaturan memiliki peran yang tidak kalah penting. Gunakan juga pot-pot bergaya klasik untuk mendukung keindahan tanaman bunga. 

10. Taman Bergaya Eropa

Salah satu model desain taman yang unik adalah taman bergaya Eropa. Ciri taman ini adalah dilengkapi dengan ornamen-ornamen khas dari Eropa seperti kolam berbentuk lingkaran dengan air mancur, bangku taman dengan gaya shabby chic yang cantik dan elegan, dan tanaman bunga warna-warni.

Selain itu, taman bergaya Eropa juga ditata dengan pola simetris sehingga tampak rapi. Pola tanaman yang sempurna membuat area taman terlihat indah untuk dinikmati. Anda akan senang berlama-lama menghabiskan waktu di taman seperti ini.

11. Taman Mewah Minimalis dengan Bebatuan

Menempatkan bebatuan pada area taman merupakan langkah bijak. Batu-batu aneka bentuk dengan ukuran serasi bisa diletakkan secara rapi di seluruh area taman. Selain itu, warna-warni bebatuan memberikan kesan tersendiri. Padukan batu warna gelap dengan putih polos pada area yang berbeda.

12. Taman Mewah Alami dengan Rerumputan

Terakhir, Anda bisa menyulap area taman menjadi tampak mewah secara alami dengan pemilihan rumput. Ada banyak jenis rumput yang umum digunakan untuk mempercantik taman. Salah satu yang paling populer adalah rumput jepang, yaitu rumput dengan bentuk kurus, runcing, dan memanjang.

Selain itu, ada pula jenis rumput manila dengan warna hijau yang lebih pekat. Rumput manila tahan saat dipijak sehingga cocok untuk taman. Namun, jika ingin menggunakan rumput dengan tekstur paling halus, Anda bisa memilih rumput swiss.

Nah, inilah beberapa inspirasi taman rumah mewah yang bisa ditiru. Bersantai di area taman sambil menikmati waktu bersama keluarga merupakan kesempatan yang sangat berharga. Bangun taman impian Anda dan wujudkan momen kebersamaan yang berkualitas.  

Tak Perlu Bingung, Cek Tips Memilih Lemari Pakaian Berikut

Lemari pakaian merupakan salah satu furnitur di rumah yang memiliki fungsi penting. Dengan ditata dalam lemari, pakaian akan tetap bersih dan bebas dari debu. Selain itu, adanya lemari pakaian membuat kamar juga akan terlihat lebih rapi dan enak dipandang.

Ada banyak model lemari pakaian yang bisa dipilih untuk ditempatkan di dalam kamar. Supaya fungsinya lebih optimal, Anda harus tahu tips memilih lemari pakaian yang tepat dan sesuai dengan kebutuhan. Apa saja di antaranya? Yuk, simak ulasannya berikut ini.

1. Pikirkan Kebutuhan Pemakaian

Lemari pakaian dibutuhkan untuk menyimpan dan menata pakaian. Ada yang memiliki banyak pakaian, tetapi ada pula yang tidak. Banyak tidaknya pakaian dapat menjadi faktor pertimbangan pertama yang perlu dipikirkan saat Anda sedang mencari lemari pakaian.

Simpelnya, semakin banyak jumlah pakaian yang dimiliki, ukuran lemari juga harus semakin besar. Hal ini supaya lemari memadai untuk menyimpan pakaian. Anda pun tidak perlu membeli tempat penyimpanan tambahan yang bisa berisiko menyita tempat di dalam kamar.

Karena itu, hal pertama yang harus dilakukan adalah menyadari kebutuhan pemakaian lemari. Selain pertimbangan berdasarkan jumlah pakaian, pengguna lemari juga dapat menjadi faktor lain. Apabila lemari pakaian digunakan oleh satu keluarga, sebaiknya pilihlah lemari yang berukuran besar.

2. Cek Fungsionalitas Lemari

Fungsi lemari akan semakin optimal apabila fitur yang tersedia di dalamnya memenuhi kebutuhan pengguna. Ada dua fitur utama pada lemari pakaian, yaitu rak untuk menyimpan pakaian yang dilipat dan area gantungan untuk menggantung pakaian khusus.

Biasanya area gantungan ini digunakan untuk pakaian yang tidak perlu diseterika lagi. Selain itu, menggantung baju juga biasanya dilakukan agar pakaian tidak mudah rusak karena terlipat. Anda perlu mempertimbangkan hal ini sebelum membeli lemari pakaian.

Selain itu, lemari pakaian juga bisa dilengkapi dengan rak khusus aksesori atau rak khusus pakaian dalam. Tujuannya supaya penataan barang atau pakaian menjadi semakin mudah. Ada juga yang memanfaatkan bagian depan lemari untuk cermin. Selain fungsional, langkah ini cerdik karena membuat ruangan tampak lebih luas.

3. Posisikan Penempatan Lemari

Lemari pakaian biasanya jarang dipindahkan karena tergolong furnitur yang berbobot berat. Karena itu, Anda perlu mempertimbangkan dengan baik sebelum menentukan lokasi lemari pakaian di dalam kamar. Lemari yang berukuran besar tentu membutuhkan ruang yang lebih luas.

Hal pertama yang perlu dilakukan adalah mengamati kamar yang akan menjadi tempat lemari pakaian. Apakah ada satu area khusus yang luasnya kira-kira seukuran lemari pakaian tersebut? Ketersediaan ruang sangat penting agar penempatan lemari tidak mengganggu aktivitas maupun pemandangan.

Sebaiknya, tempatkan lemari pakaian berdekatan ke dinding. Usahakan agar lemari tersebut tidak membatasi jalan keluar masuk ke kamar. Pintu lemari harus bisa dibuka dengan bebas dan tidak terganjal furnitur lain untuk memudahkan akses mengambil pakaian.

4. Perhatikan Desain Lemari

Selain fungsinya, desain lemari pakaian juga perlu diperhatikan. Meskipun bersifat relatif berdasarkan selera masing-masing pengguna, Anda bisa mempertimbangkan desain terbaik. Desain lemari pakaian juga sebaiknya disesuaikan dengan desain kamar supaya semakin tampak rapi dan elegan.

Gaya desain yang banyak diminati adalah modern minimalis. Karakteristik desain ini mengacu pada kesederhanaan tanpa menghilangkan nuansa kekinian. Warna-warna yang digunakan netral seperti putih, hitam, atau cokelat. Ada pula yang menyukai desain klasik yang tampak mewah. Ciri khasnya adalah bentuk ukiran di sisinya.

Dengan menentukan desain lemari yang diinginkan, Anda akan lebih mudah memilih lemari pakaian yang sesuai. Bukan hanya melihat bagian luarnya, tetapi juga bagian dalam yaitu rak pakaian. Berkaitan dengan ini, jumlah rak pakaian dan luasnya turut menjadi perhitungan.

5. Bahan dan Finishing Lemari

Tips memilih lemari pakaian lainnya adalah memperhatikan bahan lemari dan finishing-nya. Ada beberapa jenis material yang umum digunakan untuk lemari, yaitu kayu solid, kayu olahan, dan plastik. Di antara ketiga bahan tersebut, kayu solid paling awet. Tidak heran jika harganya pun jauh lebih tinggi.

Selain itu, finishing lemari juga memengaruhi tampilannya. Ada finishing jenis matt, glossy, atau cat. Ketiganya dapat dipilih sesuai keinginan. Tampilan matt biasanya lebih kalem sehingga cocok bagi yang tidak ingin menonjol. Sementara itu, tampilan glossy digunakan untuk lemari yang berkonsep mewah.

Apa pun material dan finishing yang digunakan, Anda perlu mempertimbangkannya. Selain akan berpengaruh terhadap harga lemari pakaian, faktor tersebut juga berpengaruh terhadap ketahanan penggunaan lemari. Material yang kuat dan finishing yang rapi pasti lebih baik.

6. Sesuaikan Ukuran

Seberapa besar ukuran lemari pakaian yang Anda butuhkan saat ini? Orang-orang yang memiliki koleksi pakaian banyak akan membutuhkan lemari yang besar. Karena itu, ukuran lemari sangat penting dijadikan bahan pertimbangan. 

Namun, ukuran lemari juga perlu disesuaikan dengan luas ruangan yang tersedia. Untuk kamar yang tidak terlalu luas, usahakan untuk memilih lemari yang tidak terlalu besar. Trik lainnya, pilih lemari yang tinggi dan ramping dengan rak yang lebih banyak.

Apabila luas ruangan tidak memadai untuk menempatkan lemari yang besar, Anda perlu menyiasatinya dengan melakukan penyortiran terhadap pakaian. Pilih pakaian yang jarang atau tidak lagi digunakan dan tempatkan di ruang penyimpanan lain di luar kamar. 

7. Pilih Warna yang Sesuai

Warna dipercaya dapat memberikan efek khusus berdasarkan jenisnya. Misalnya warna merah yang dapat membangkitkan semangat dan passion. Kemudian warna hijau dan biru yang menciptakan perasaan tenang. Ada pula warna kuning yang melambangkan keceriaan.

Selain warna-warna mencolok, ada pula warna-warna pastel atau lembut. Tentu saja Anda juga bisa mempertimbangkan pilihan tersebut khususnya jika ingin warna lemari pakaian lebih mudah menyatu dengan furnitur lain. 

Meskipun demikian, umumnya lemari pakaian ditawarkan dengan warna-warna netral seperti putih, hitam, atau cokelat. Namun, jika ingin tampil beda, pilihan warna mencolok adalah yang terbaik.

8. Sesuaikan dengan Bujet

Tidak kalah penting, saat membeli lemari pakaian, pertimbangkan bujet yang tersedia. Harga lemari pakaian bisa dikatakan cukup mahal, apalagi jika membeli lemari berbahan dasar kayu. Karena itu, jangan sampai menyesal karena tidak sesuai dengan keinginan.

Bujet untuk membeli lemari pakaian memang tidak akan dikeluarkan setiap bulan. Karena itu, ada baiknya mempersiapkan diri sebelumnya, misalnya mengalokasikan penghasilan dalam jumlah tertentu di rekening khusus. Setelah jangka waktu tertentu, uang terkumpul dan Anda bisa membeli lemari yang dibutuhkan.

Solusi lain yang bisa dicoba adalah menggunakan paylater. Namun, jangan lupa menghitung tanggungan keuangan dan menyesuaikan dengan pendapatan sehingga tidak memberatkan.

Nah, inilah sejumlah tips memilih lemari pakaian agar bisa mendapatkan model yang sesuai dengan kebutuhan sekaligus kemampuan. Bagi Anda yang sedang bingung mencari furnitur lemari yang cocok, terapkan tips ini sehingga lebih mudah mengambil keputusan. Semoga bermanfaat!

Tips Dan Inspirasi Model Garasi Mobil Minimalis Kekinian

Sebelumnya, mobil menjadi salah satu kebutuhan mewah atau tersier. Kini, pergeseran zaman dan meningkatnya mobilitas membuat mobil menjadi barang kebutuhan utama masyarakat, terlebih di Indonesia. Sebab, mengendarai mobil sendiri saat bepergian tentunya lebih nyaman dan leluasa.

Tidak heran jika hunian masa kini pasti dilengkapi dengan sebuah carport atau garasi. Namun, merancang garasi mobil yang pas bukan perkara mudah. Anda harus mengetahui model garasi mobil yang tepat dan sesuai dengan konsep rumah tanpa melupakan fungsi utamanya.

Tips Desain Garasi Mobil

Apabila Anda hendak membuat garasi mobil untuk kendaraan di rumah, berikut beberapa tips yang perlu Anda perhatikan

1. Ukuran

Pertama, pastikan Anda mengetahui berapa luas tanah dan ukuran garasi. Luas tanah yang ideal dapat ditentukan dari berapa banyak mobil yang Anda punya. Adapun ukuran garasi yang ideal untuk kendaraan kecil yaitu 2,4 m x 4,8. Sementara itu, untuk kendaraan besar ukuran garasi yang ideal yaitu 3m x 6m. Anda dapat melakukan modifikasi ukuran untuk tempat menyimpan peralatan otomotif.

2. Peletakan

Selanjutnya, perhatikan posisi garasi. Anda dapat membuat garasi pada sisi samping atau depan rumah. Jika Anda memiliki tanah yang lebih luas, tidak ada salahnya memisahnya rumah utama dan garasi mobil.

3. Bahan

Pilihlah bahan lantai garasi yang memiliki pori kecil, seperti granit atau keramik. Kedua bahan tersebut lebih mudah dibersihkan dan tidak menyerap tumpahan oli.

4. Warna

Anda bisa menentukan pilihan warna minimalis yang sesuai dengan cat rumah atau berkreasi dengan pilihan warna Anda sendiri. 

5. Perlengkapan

Jika memang dibutuhkan, Anda bisa membeli beberapa peralatan otomotif supaya lebih mudah ketika melakukan perbaikan kecil pada kendaraan. Lengkapi pula garasi dengan keran air dan selang supaya lebih mudah saat hendak mencuci mobil. 

6. Sirkulasi Udara

Meski digunakan untuk memarkir kendaraan, garasi juga membutuhkan sirkulasi udara. Jadi, jangan lupa untuk menambahkan unsur tersebut.

7. Desain Pintu Garasi

Model pintu garasi mobil sangat beragam. Ada pintu geser, pintu otomatis, atau pintu lipat. Pilih yang sesuai dengan kebutuhan Anda.

Contoh Desain Garasi Mobil Inspiratif

Setelah mengetahui berbagai tips membuat garasi kendaraan, berikut beberapa model garasi mobil yang mungkin bisa menjadi inspirasi Anda: 

1. Carport dari Baja Hitam

Inspirasi pertama adalah carport minimalis dengan material berupa baja ringan berwarna gelap transparan pada bagian atap. Sebenarnya, model garasi dengan atap baja ringan sebagai kanopi ini sudah sangat umum ditemui pada hunian berkonsep minimalis di Indonesia. Biasanya, model carport ini ada di sisi teras dan taman. 

Supaya tidak terkesan sempit karena menyatu dengan bagian teras dan taman rumah, model carport semi terbuka ini tidak dilengkapi dengan pintu. Namun, umumnya sudah ada pagar rumah yang turut menutup area garasi. Sementara itu, untuk menampilkan kesan tegas dan elegan, Anda bisa mengecat tiang carport dengan warna hitam.

2. Menggunakan Material Kayu

Jika Anda menyukai nuansa alami dan natural pada rumah, pilih material kayu ketika mendesain garasi kendaraan dengan konsep terbuka. Sangat natural dan memang tepat diadaptasi pada hunian dengan lahan yang luas. Namun, perlu Anda perhatikan bahwa konsep garasi dengan bahan kayu ini tidak dilengkapi dengan pelindung tambahan pada atapnya, sehingga kendaraan Anda masih bisa terkena paparan matahari dan hujan secara langsung. 

3. Garasi Samping Rumah

Selain taman atau kolam renang, sisa lahan tak terpakai yang ada di samping rumah juga bisa Anda manfaatkan untuk membuat garasi kendaraan. Selain tidak menutup area teras dan taman kecil pada sisi depan, garasi di samping rumah juga dapat Anda rancang dengan model memanjang yang memberikan nuansa lebar dan lega. Alhasil, garasi mampu menampung lebih dari satu kendaraan. 

4. Garasi Dengan Batu Alam dan Rerumputan

Selain granit dan keramik, batu alam juga cocok menjadi lantai garasi kendaraan di rumah. Agar nuansa alaminya semakin kentara, gunakan konsep garasi terbuka dengan material kayu. Lalu, sempurnakan dengan menambahkan rumput atau taman kecil di sekitar area garasi. 

Salah satu keunggulan menggunakan batu alam untuk lantai garasi adalah material tersebut tidak licin, sehingga tidak membuat ban selip dan aman ketika Anda berjalan di atasnya. Model batu alam untuk lantai carport juga sangat beragam dan bisa Anda sesuaikan dengan nuansa bangunan utama.

5. Carport dengan Pagar Minimalis

Sebenarnya, pagar menjadi salah satu unsur yang punya fungsi utama sebagai penutup rumah dari area luar, dalam hal ini jalanan komplek atau gang. Tentunya, adanya pagar juga memberikan privasi dan keamanan para penghuni rumah. Pagar juga menjadi komponen yang kerap dipakai untuk membuat garasi kendaraan. Biasanya, rumah dengan konsep tradisional klasik atau minimalis sederhana masih menggunakan konsep ini. 

Demikian tadi beberapa inspirasi model garasi mobil untuk tempat kendaraan Anda di rumah. Kombinasikan ide-ide tersebut untuk menampilkan rancangan garasi yang unik dan eksentrik. Namun, pastikan ide Anda sesuai dengan luas lahan dan konsep bangunan utama. Semoga bermanfaat.  

Simpel dan Apik, Cek Konsep Atap Rumah Minimalis Berikut

Minimalis menjadi tema yang bisa dikatakan tidak tergerus zaman. Bahkan, kian hari tema ini kian populer dan diminati. Bukan tanpa alasan, minimalis mampu menghadirkan kesan mewah dan elegan meski dalam konsep yang sangat sederhana. Selain itu, tema minimalis juga cocok digabungkan dengan konsep lainnya, seperti modern, klasik, tradisional, hingga industrialis. 

Bicara soal rumah, pasti tidak lepas dari atap. Pasalnya, atap menjadi bagian rumah yang paling penting. Tanpa adanya atap, rumah tetap tidak terlindung dari panas maupun hujan. Sayangnya, masih banyak pemilik rumah yang belum mengetahui bagaimana menentukan atap rumah minimalis yang tepat untuk menyempurnakan tampilan minimalis rumah.

Inspirasi Konsep Atap Rumah Minimalis

Pemilihan atap rumah yang tepat tidak hanya menunjang keselarasan hunian, tetapi juga menampilkan keindahan bagi orang lain yang melihatnya. Tak hanya itu, membuat atap minimalis juga seharusnya tidak terlalu menghabiskan banyak uang, tetapi tetap aman dan nyaman untuk para penghuninya. Berikut beberapa desain atap minimalis yang mungkin bisa menjadi inspirasi Anda:

1. Kanopi Minimalis Transparan

Inspirasi pertama atap minimalis yaitu model transparan. Menggunakan model atap ini membuat rumah Anda mendapatkan pencahayaan alami pada siang hari. Biasanya, jenis atap ini banyak dimanfaatkan untuk bagian teras depan atau ruang dapur atau area mencuci di belakang. Pastinya, Anda bisa lebih menghemat anggaran listrik karena tidak harus menyalakan lampu ruangan pada siang hari.

2. Atap Rumah Kontemporer

Jika Anda tertarik untuk menggabungkan nuansa minimalis dengan kombinasi tradisional dan modern pada hunian, atap rumah kontemporer bisa menjadi pilihan yang patut dipertimbangkan. Supaya lebih unik, Anda dapat merancang atap kontemporer dengan model datar atau flat roof. Gunakan bahan kayu untuk menampilkan nuansa tradisional pada rumah, kombinasikan dengan kaca untuk menghadirkan kesan modern.

3. Atap Minimalis dengan Teras Mini

Keterbatasan lahan untuk membuat teras yang nyaman tidak seharusnya menjadi masalah. Sebab, Anda bisa menyulap bagian atap di lantai dua dengan menambahkan teras berukuran mini. Konsep atap ini banyak dipakai pada hunian di Eropa. Tambahkan beberapa atap berbahan kaca untuk pencahayaan alami di dalam rumah, dan letakkan beberapa tanaman hias kecil pada teras mungil Anda. 

4. Atap Berbentuk Lengkung

Atap lengkung memang banyak diadaptasi pada bangunan besar dan luas, seperti auditorium atau aula. Namun, Anda juga bisa mencoba menggunakan rancangan tersebut untuk rumah. Meski begitu, model atap ini memang tetap lebih estetik apabila diaplikasikan untuk rumah berlantai dua. Selain nuansa minimalis yang kentara, sudah pasti rumah Anda terlihat sangat unik dengan model atap ini.

5. Atap Kayu Bersusun Miring

Atap rumah minimalis bersusun miring juga mulai banyak dipakai untuk menonjolkan kesan unik pada rumah. Supaya tidak terkesan biasa saja, Anda dapat menggunakan material kayu pada bagian atap. Namun, tetap ada beberapa hal yang perlu Anda perhatikan ketika hendak mengadaptasi atap rumah miring bersusun. Pertama, pastikan atap rumah Anda tidak kehilangan fungsinya sebagai pelindung bangunan.

Kedua, pertimbangkan pula warna fasad yang Anda pilih. Sebab, desain atap miring yang bertolak belakang dengan fasad rumah, termasuk warnanya justru akan membuat hunian Anda menjadi kehilangan unsur estetikanya.

6. Atap Rumah Minimalis Sederhana

Simpel tetapi tetap unik, inilah yang Anda dapatkan dengan menggunakan atap rumah sederhana. Pasang atap bersusun dalam arah yang berlawanan untuk menghadirkan kesan yang berbeda dan tidak biasa. Meski begitu, pastikan arahnya tetap disesuaikan dengan denah utama rumah. Jadi, rumah tetap aman dari banjir yang terjadi pada bagian tengah ketika hujan turun. 

7. Atap Panel Dua Lapis

Atap rumah model panel dua lapis sudah banyak ditemukan pada hunian minimalis modern. Meski terlihat biasa saja, pemasangan atap model panel berlapis ini bisa dikatakan butuh ketelitian. Sebab, peletakan atap panel berlapis yang kurang pas justru bisa membuat rumah Anda rentan mengalami bocor. Padahal, sebenarnya pemasangan atap panel berlapis memiliki tujuan utama untuk mencegah rumah bocor. 

8. Atap Limas

Meski terkesan kuno, ketinggalan zaman, dan biasa saja, nyatanya atap rumah dengan model limas masih menjadi favorit masyarakat Indonesia. Pastinya, ini bukan tanpa alasan, atap model limas lebih mudah dipasang dibandingkan dengan jenis atap lainnya. Tak hanya itu, atap rumah ini juga memiliki fungsi yang paling pas untuk negara dengan iklim tropis seperti Indonesia. 

9. Atap Rumah Open Space

Inspirasi terakhir adalah atap rumah terbuka untuk Anda yang ingin memiliki tempat bersantai di atap. Sebab, Anda bisa memanfaatkan area atap sebagai balkon, tempat bersantai, bekerja, serta menghabiskan waktu bersama keluarga atau teman. Bahkan, Anda juga dapat menjadikan area atap sebagai kolam renang kecil. 

Demikian tadi beberapa pilihan atap rumah minimalis yang dapat Anda pilih untuk menyempurnakan rumah impian. Pastikan Anda memilih bahan atap yang berkualitas dan sesuai dengan fungsi utamanya sebagai pelindung rumah. Pertimbangkan pula aspek pemasangan atap, karena semakin rumit pemasangan, Anda membutuhkan lebih banyak waktu, tenaga, dan biaya. Semoga bermanfaat. 

Elegan dan Inspiratif! Cek Desain Air Mancur Untuk Rumah Anda

Air mancur di taman menjadi salah satu ide yang tepat untuk menampilkan suasana hunian yang unik dan estetik. Tidak hanya itu, keberadaan air mancur taman juga banyak dimanfaatkan untuk relaksasi melalui suara gemericik air yang mengalir. Tak heran apabila sekarang banyak pemilik rumah yang memasang air mancur di taman. 

Anda tidak harus memiliki lahan taman yang luas untuk bisa memasang air mancur. Sebab, desain air mancur kini sudah sangat beragam dan bisa disesuaikan dengan konsep hunian juga luas area taman. Meski demikian, air mancur dengan tampilan organik dan alami masih menjadi pilihan favorit.

Inspirasi Desain Air Mancur untuk Rumah

Ada beragam inspirasi ide air mancur yang unik dan estetik yang dapat Anda gunakan di taman rumah. Tidak hanya bagian depan, Anda juga bisa memasang air mancur di area belakang. Berikut beberapa inspirasinya untuk Anda

1. Air Mancur dengan Kolam Ikan

Air mancur dan kolam ikan menjadi kombinasi yang paling banyak ditemui pada hunian minimalis modern. Sebab, paduan tersebut dapat membuat rumah sederhana menjadi terlihat mewah dan luas. Aair mancur dengan kolam ikan juga cocok ditempatkan di taman depan maupun belakang rumah. 

Tak hanya itu, material yang digunakan untuk membuat air mancur kolam ikan juga beragam. Bentuk kolam ikan dan tinggi pancuran air juga bisa Anda sesuaikan dengan ukuran taman. 

2. Air Mancur dengan Suasana Alam

Punya lahan sempit di belakang rumah bisa Anda sulap menjadi taman mungil dengan air mancur yang sangat indah. Anda bisa memaksimalkan bagian sudut dan menggunakan material alam dengan pilihan warna yang kuat, seperti hitam yang berpadu dengan coklat krem. Tambahkan bahan kayu di satu sisi dengan motif vertikal. Tak ada salahnya pula menambahkan kerikil di sekeliling area air mancur untuk menambah unsur estetika taman.

3. Air Mancur Bertingkat

Inspirasi air mancur selanjutnya adalah konsep bertingkat. Desain ini bisa dikatakan cukup menarik, sebab Anda bisa mengatur debit air yang mengalir dan menambahkan beberapa unsur tanaman hijau pada setiap tingkatannya. Tak hanya itu, air mancur bertingkat juga bisa Anda jadikan salah satu perabot interior rumah, misalnya pada ruang tamu, ruang keluarga, atau dapur untuk menambah kesan alami.

4. Air Mancur di Taman

Desain air mancur pada taman tidak harus selalu tinggi. Airnya juga tidak harus selalu turun ke bawah. Anda bisa membuatnya dengan model kolam pada umumnya dengan pancuran air ke atas. Bagian tepinya bisa Anda hias dengan batu alam atau tanaman hias kecil. Sementara itu, bagian lain dari kolam bisa Anda tambahkan pancuran air dari gentong atau balongan.

5. Air Mancur dengan Konsep Tradisional

Anda penyuka konsep klasik? Tidak masalah. Ide air mancur dengan nuansa tradisional tetap apik dikombinasikan dengan rumah bergaya minimalis modern. Ukuran air mancur tradisional juga tidak terlalu besar, sehingga sangat pas untuk Anda yang memiliki lahan terbatas untuk taman. Lebih menarik lagi jika Anda meletakkan tanaman teratai di dalam kolam untuk menambah kesan klasik pada taman.

6. Air Mancur Bambu Oriental

Selain batu alam yang sudah umum ditemui, Anda juga dapat menggunakan bambu sebagai bahan untuk membuat air mancur. Material ini bisa menampilkan kesan alami, unik, dan pastinya sangat oriental. Tidak hanya itu, harga bambu juga terbilang lebih murah jika dibandingkan dengan batu alam untuk mendesain kolam. Sebagai pelengkapnya, berikan tanaman teratai atau melati air di bagian dalam kolam.

7. Air Mancur Berbentuk Sumur Air

Sumur air memang sudah sangat jarang ditemui pada hunian modern, terlebih di kota besar. Jika Anda merindukan suasana masa kecil di pedesaan dengan sumur air, tidak ada salahnya untuk membuatnya sendiri dalam bentuk air mancur taman. Bambu menjadi material yang pas untuk membuat air mancur dengan konsep sumur. 

Rancangan sumur sendiri bisa Anda buat lebih unik dengan mengadaptasi sumur yang ada di Jepang. Supaya kesan estetiknya lebih terasa, tambahkan ember bambu yang digantung dan dapat menumpahkan air atau terbalik ketika sudah terisi penuh.

8. Air Mancur Minimalis

Konsep minimalis tidak hanya diaplikasikan untuk rumah, ruangan, atau perabotan yang digunakan. Ide ini juga bisa Anda maksimalkan dalam menentukan air mancur taman. Seperti namanya, minimalis berarti desain yang digunakan tidak terlalu rumit. Misalnya, air mancur taman dengan bahan semen dan bentuk geometris. Bisa juga air mancur kecil dengan unsur kayu yang sederhana atau air mancur kecil berbentuk mangkok batu bertingkat.

Demikian tadi desain air mancur yang bisa Anda pilih untuk memaksimalkan keindahan taman rumah, baik taman bagian depan atau belakang. Bahkan, beberapa ide air mancur tersebut bisa Anda coba terapkan di dalam ruangan. Misalnya di kamar dengan konsep terbuka untuk relaksasi. Semoga bermanfaat. 

Simpel Dan Menarik, Teras Rumah Minimalis Kekinian

Menentukan rancangan teras rumah minimalis memang bisa dibilang tidak mudah. Apalagi jika Anda hanya memiliki lahan yang terbatas dan harus membaginya dengan garasi serta taman. Pastinya, Anda harus bisa memilih konsep dan tema yang pas dengan desain rumah secara keseluruhan sehingga terlihat lebih serasi.

Tak hanya indah, desain teras rumah juga perlu memperhatikan aspek kenyamanan para penghuninya. Pasalnya, teras menjadi area rumah untuk tempat bersantai, mengobrol dengan tamu, atau sekadar menikmati taman saat sedang memiliki waktu luang. Coba bayangkan jika teras rumah Anda terlalu kecil, pasti tidak nyaman untuk diletakkan perabot seperti meja dan kursi, bukan?

Inspirasi Teras Rumah Minimalis, Simpel dan Menarik

Supaya rumah minimalis Anda terlihat lebih indah dan pastinya nyaman, berikut beberapa pilihan desain teras yang mungkin bisa menjadi inspirasi

1. Teras dengan Pintu Rumah Bercat Hitam

Warna hitam tidak selalu identik dengan nuansa gelap. Sebab, Anda bisa memadukannya dengan pilihan warna kalem seperti krem atau abu-abu, sehingga memberikan kesan minimalis yang elegan. Pilih bahan keramik dengan warna putih untuk lantainya. Letakkan beberapa tanaman hias dalam pot kecil di salah satu sisi dinding supaya tidak terasa monoton. Sementara sudut kosong lain bisa Anda letakkan pot dengan ukuran yang lebih besar. 

2. Teras dengan Lantai Kayu

Punya lahan luas tentu membuat Anda lebih mudah merancang teras impian. Tidak harus di depan, Anda juga dapat menyulap bagian belakang rumah dengan teras dan taman yang cantik. Gunakan material kayu pada lantainya, tambahkan batuan alam sebagai jalan setapak. Sempurnakan nuansa alami dengan taman dan kolam kecil yang memiliki gemericik air. 

3. Tanaman pada Teras Rumah

Tak ada cukup lahan untuk taman bukan berarti Anda tidak bisa menyalurkan hobi berkebun. Sebab, Anda dapat memaksimalkan teras rumah untuk memamerkan koleksi tanaman hias. Gunakan rak susun pada salah satu sudut teras untuk meletakkan beberapa jenis pot kecil. Sisanya bisa Anda letakkan langsung di lantai atau menggantungnya di dinding. 

4. Teras Minimalis Ala Eropa

Apabila Anda memiliki rumah yang tidak terlalu besar, teras rumah minimalis bergaya Eropa bisa menjadi salah satu tema yang pas. Sebab, desain teras ini tidak memerlukan banyak ruang dan perabotan. Mulailah dengan memberikan sentuhan warna dengan nuansa pastel pada dinding. Tambahkan hiasan lampu tempel yang identik dengan gaya Eropa pada bagian atas kanan dan kiri pintu.

Selanjutnya, letakkan hiasan bunga berbentuk lingkaran pada pintu depan dan tanaman hias pada bagian kanan dan kiri bawah pintu. Konsep teras ini akan lebih sempurna dengan penambahan bel pintu berbentuk lonceng tepat di bawah hiasan bunga.

5. Teras Minimalis Ala Boho

Ternyata, ada banyak pilihan tema yang dapat Anda kombinasikan dengan nuansa natural, salah satunya adalah boho. Kombinasi keduanya tak hanya memberikan nuansa natural pada rumah, tetapi juga membuat hunian menjadi lebih estetik. Desain teras bertema boho punya karakteristik perabotan dengan bahan rotan, kayu, atau bahan alami lainnya. Agar nuansa boho pada teras rumah semakin terlihat, Anda bisa memanfaatkan hiasan atau pajangan makrame yang digantung pada beberapa sisi teras.

6. Teras dengan Perpaduan Warna Pastel

Apakah Anda penyuka suasana kalem, hangat, dan nyaman? Jika iya, coba pilih ide kombinasi warna pastel pada bagian teras rumah. Material kayu bisa menjadi pilihan yang tepat untuk perabotan karena mampu memberikan kesan alami dan menenangkan. Supaya lebih menarik, gunakan wallpaper untuk salah satu sisi dinding teras. Tambahkan pula pot tanaman hias dari bahan rotan dengan ukuran sedang hingga besar di salah satu sudut teras. 

7. Teras Minimalis Tanpa Apa Pun

Tak ingin memiliki teras dengan meja dan kursi? Tidak masalah. Bahkan, teras tanpa perabot juga bisa terlihat nyaman dan estetik. Biasanya, ide teras model ini banyak dipilih untuk eksekutif muda yang jarang menerima tamu atau lebih banyak menghabiskan waktu di luar rumah. Meski tak menggunakan perabot, adanya taman kecil dengan rumput sudah mampu menyuguhkan kesan minimalis yang sempurna. 

8. Teras Bernuansa Natural

Nuansa natural atau alami sangat pas dipakai sebagai rancangan teras untuk rumah minimalis. Pasalnya, konsep alam bisa membuat hunian Anda terasa lebih nyaman dan hangat. Pilih material parket untuk bahan lantai dan material kayu atau rotan untuk perabotan yang hendak Anda letakkan di teras. Kombinasi tersebut akan membuat nuansa natural semakin terasa. 

Supaya tidak terasa membosankan, Anda bisa memilih desain dinding luar yang tidak biasa. Alih-alih menggunakan cat, Anda bisa menggunakan kertas dinding atau wallpaper dengan warna putih dan motif 3D. Tidak perlu khawatir apabila Anda tidak bisa memasang wallpaper sendiri, sebab sekarang banyak sekali pihak yang menawarkan jasa pasang wallpaper.


Demikian tadi inspirasi desain teras rumah minimalis yang bisa Anda pilih untuk menambah estetika rumah idaman. Terlihat sangat menarik, ya? Jika ingin menampilkan kesan yang berbeda, Anda bisa menggabungkan beberapa konsep desain teras tersebut. Jangan lupa, sesuaikan dengan ukuran teras rumah Anda, jangan sampai ide desain pilihan justru membuat teras menjadi penuh, sumpek, dan tidak nyaman. Semoga bermanfaat.

Minimalis dan Elegan, Inilah Desain Rumah 2 Lantai Terbaik

Setiap orang tentu ingin memiliki rumah sendiri. Baik itu satu lantai sederhana yang menggabungkan nuansa tradisional dan modern atau dua lantai minimalis yang berpadu dengan nuansa industrialis, semuanya pasti kembali kepada selera masing-masing. Namun, beberapa waktu terakhir, hunian 2 lantai sedang banyak diminati oleh generasi muda milenial atau pasangan baru. 

Bukan tanpa alasan, desain rumah 2 lantai terbaik tidak harus selalu mewah dan megah. Anda bisa memanfaatkan lahan terbatas untuk merancang rumah 2 lantai dengan konsep minimalis yang sederhana dan fungsional. Selain lebih nyaman, rumah 2 lantai juga membuat Anda memiliki ruang ekstra untuk memenuhi semua kebutuhan anggota keluarga. 

Inspirasi Desain Rumah 2 Lantai Terbaik

Apapun konsep hunian yang Anda dambakan, hasilnya tentu akan sesuai dengan keinginan ketika desain rumah Anda bisa diaplikasikan dengan tepat. Agar tidak bingung menentukan rancangan yang tepat, beberapa desain rumah 2 lantai berikut mungkin bisa menjadi inspirasi saat Anda berencana membangun atau merenovasi rumah

1. Rumah 2 Lantai Sederhana

Hunian 2 lantai dengan konsep sederhana masih menjadi salah satu jenis desain yang populer hingga saat ini. Sebab, pembangunannya tidak banyak menggunakan material, terlebih pada bagian luar rumah. Artinya, jumlah biaya yang dikeluarkan juga tidak terlalu besar. Meski menggunakan rancangan sederhana, rumah tetap dapat menghadirkan suasana mewah dan elegan. 

Anda bisa menonjolkan beberapa bagian rumah sebagai daya tarik utama. Misalnya, pemilihan cat dinding luar yang tepat, menambah tanaman hias di beberapa sudut, penggunaan batu alam pada dinding yang menghadap ke jalan, atau memilih material yang unik untuk desain pagar dan balkon. 

2. Rumah 2 Lantai dengan Balkon Modern

Memiliki lahan sempit tidak menjadi halangan untuk Anda memiliki rumah 2 lantai. Pasalnya, Anda tetap dapat membangun hunian bertingkat 2 yang nyaman dan luas asalkan didesain dengan tepat. Salah satunya yaitu memperhatikan material yang Anda gunakan untuk area balkon. 

Rumah bertingkat 2 dengan kombinasi desain minimalis dan modern bisa menjadi pertimbangan. Pilih material dengan bahan kaca untuk menampilkan kesan luas, mewah, dan modern pada area balkon. Tak lupa, tambahkan pendar lampu berwarna kuning dan kursi serta meja yang minimalis.

3. Rumah Minimalis 2 Lantai dengan Pagar Unik

Selain balkon, Anda juga bisa menerapkan desain rumah 2 lantai terbaik yang menonjolkan bagian pagar rumah. Desain pagar yang tinggi dan masif bisa menampilkan kesan partisi pada hunian. Tidak perlu khawatir dengan sirkulasi udara, Anda bisa menyiasatinya dengan menggunakan roster. Selain bisa menjadi jalur udara, roster juga bisa menambah nilai estetika dan keunikan rumah. 

4. Rumah Minimalis Modern 2 Lantai

Masih mengusung desain paduan minimalis dan modern, inspirasi rumah 2 lantai berikutnya yaitu memaksimalkan penggunaan bahan kaca untuk menampilkan nuansa terbuka, mewah, dan pastinya luas. Kombinasikan dengan bahan kayu pada bagian atapnya. Tambahkan pula meja dan kursi minimalis di bagian balkon. 

Sementara itu, pilih pencahayaan dengan pendar warna kuning temaram, bisa model lampu tanam, lampu gantung, atau lampu tempel yang berpijar di bagian atas dan bawahnya. Namun, pastikan Anda tidak lupa untuk menggunakan gorden untuk menjaga privasi.

5. Rumah 2 Lantai dengan Halaman Luas

Memiliki lahan luas? Pastinya akan menjadi lebih mudah bagi Anda dalam merancang hunian 2 lantai idaman. Anda bisa memilih desain rumah bertingkat 2 model kotak dengan konsep terbuka. Pilihan materialnya bisa kombinasi antara kaca dan beton. Bagian teras bisa Anda maksimalkan untuk ruang bersantai atau area kerja outdoor. 

Sementara itu, bagian atasnya bisa Anda manfaatkan untuk membuat balkon terbuka tanpa sekat. Meja dan kursi minimalis dapat membantu menyempurnakan area balkon untuk area kerja lainnya atau tempat minum kopi. 

6. Rumah 2 Lantai Minimalis dengan Kolam Renang Sederhana

Ingin memiliki kolam renang pribadi di rumah 2 lantai? Bisa saja. Anda bisa memanfaatkan area belakang garasi untuk membuat kolam renang minimalis. Memang benar, ukuran kolam renang tentu tidak akan terlalu besar. Meski begitu, pasti tetap nyaman digunakan untuk olahraga ringan, tempat bersantai sambil berbincang, bahkan area kerja yang nyaman. Pastikan saja Anda menambahkan beberapa kursi santai pada tepi kolam. 

7. Rumah Minimalis 2 Lantai dengan Garasi Yang Luas

Minimalis bukan berarti sempit. Tak hanya memiliki kamar yang nyaman, teras lebar, dan balkon, Anda juga bisa membuat garasi yang luas pada rumah 2 lantai. Biasanya garasi hunian minimalis masa kini dapat menampung antara dua hingga tiga kendaraan roda empat. Meski demikian, beberapa tipe hunian 2 lantai dengan garasi yang luas terkadang tidak dilengkapi dengan pagar. 

Jadi, mana desain rumah 2 lantai terbaik yang Anda pilih untuk hunian impian? Tak hanya satu, Anda juga bisa menggabungkan beberapa ide desain sekaligus untuk menampilkan rancangan yang unik. Namun, sebaiknya desain rumah pilihan pas dengan ukuran tanah yang Anda miliki. Semoga bermanfaat. 

Yuk Lihat, Ini Cara Jitu Memilih Lampu Untuk Rumah Baru

Memilih jenis lampu dan pencahayaan yang tepat untuk berbagai ruangan di rumah Anda kadang menjadi sesuatu yang rumit. Ada berbagai jenis lampu yang bisa Anda temukan di pasaran. Ada lampu yang terang, lampu redup, lampu gantung, lampu dinding hingga lampu LED. Kalau Anda pernah berkunjung ke toko yang khusus menjual lampu, Anda tentu tahu betapa rumitnya memilih terutama jenis lampu untuk rumah baru.

Dibutuhkan banyak waktu dan upaya untuk memilih lampu yang sesuai dengan ruangan. Misalnya saja, Anda harus memastikan bahwa lampu yang menjadi pilihan sesuai dengan tujuan fungsionalnya. Selain itu, lampu juga harus sesuai dengan gaya interior di dalam rumah Anda. Akan kurang sesuai bila Anda menaruh lampu bergaya modern di langit-langit yang sederhana di dalam ruangan yang dipenuhi dengan perabotan antik karena akan menjadi kurang cocok.

Hal-hal yang Harus Diperhatikan Sebelum Membeli Lampu

Dengan beragam pilihan yang tersedia, Anda mungkin akan kebingungan memilih lampu yang tepat untuk hunian baru Anda. Lalu bagaimana cara memilih lampu untuk rumah baru agar hasilnya sesuai dengan harapan? Simak beberapa tipsnya berikut ini!

1. Konsep Interior Ruangan

Seperti yang sudah disinggung di awal, pemilihan lampu perlu memerhatikan gaya desain yang menjadi pilihan pada interior rumah. Untuk ruang tamu dengan desain bergaya modern, lampu gantung yang minimalis dan elegan bisa jadi pilihan. Tapi jika interior memiliki beberapa komponen antik, menempatkan lampu gantung bergaya klasik adalah pilihan yang artistik.

2. Merancang Nuansa Ruangan

Secara umum, lampu memiliki 3 fungsi utama yakni memberikan sumber cahaya untuk kenyamanan, membangun nuansa ruang serta meningkatkan nilai estetika. Agar semua fungsi bisa terpenuhi, Anda harus memilih lampu sesuai dengan jenis ruangannya. Sebab, masing-masing ruang memiliki fungsi berbeda sehingga nuansa yang terlihat pun akan berbeda. Kamar tidur misalnya, membutuhkan cahaya yang lebih redup. Sementara lampu sorot dapat menjadi pilihan untuk meng-highlight focal point dalam ruangan. Pastikan Anda memilih lampu yang tepat agar nuansa ruangan bisa muncul sesuai dengan fungsinya.

3. Posisi Lampu

Penempatan lampu juga perlu menjadi perhatian agar fungsi utamanya bisa tercapai. Misalnya posisi lampu pada kamar tidur sebaiknya terletak pada tengah ruangan agar cahaya menyebar secara merata. Lalu untuk area seperti ruang tamu, tempatkan lampu di bagian langit-langit agar semua bagian ruangan bisa terjangkau cahaya. Sementara di ruang tamu, posisi lampu yang paling cocok dapat digantung tepat di atas meja makan. Tidak hanya jadi sumber cahaya, lampu ini juga akan membuat ruang makan Anda tampak semakin elegan.

4. Ukuran Lampu

Menentukan ukuran lampu juga berkaitan dengan luas ruangan. Semakin luas ruang, semakin besar pula ukuran lampu (baik dari segi bentuk maupun intensitas cahaya yang dipancarkan) yang Anda butuhkan. Contohnya saja untuk ruangan dengan ukuran 5 x 5 meter, Anda memerlukan lampu yang bisa memancarkan cahaya sebesar 6.250 lumen.

5. Bujet dan Daya Lampu

Semakin besar konsumsi daya lampu yang Anda pasang, semakin besar pula biaya yang harus dikeluarkan untuk membayar listriknya. Pastikan Anda tidak memasang lampu melebihi daya serta bujet listrik yang Anda sediakan setiap bulannya. Sebisa mungkin, pilihlah lampu yang hemat daya seperti lampu LED serta memiliki kualitas terbaik.

Panduan Memilih Warna Lampu

Warna lampu yang Anda aplikasikan pada masing-masing ruang bisa memberikan nuansa serta kesan yang berbeda. Di antara sekian banyak pilihan warna lampu, ada 3 warna yang paling banyak dipakai oleh masyarakat di Indonesia yakni:

1. Kuning

Lampu dengan pencahayaan kuning paling pas ditempatkan di ruang keluarga, ruang tamu, pintu masuk dan kamar mandi. Secara psikologis, lampu dengan sinar kuning akan merangsang orang yang melihatnya untuk beraktivitas. Semakin cerah warna kuningnya, semakin aktif mood Anda saat melihatnya.

2. Putih

Warna putih juga sangat umum digunakan baik pada hunian maupun bangunan-bangunan komersial. Keberadaan lampu yang memancarkan warna putih bisa memberikan kesan cerah yang ceria. Beberapa ruangan yang cocok menggunakan lampu dengan pencahayaan warna putih antara lain adalah ruang kerja, ruang keluarga dan ruang tamu. Perlu diketahui bahwa lampu berwarna putih cenderung menyilaukan mata. Pilihlah warna putih susu agar suasana di dalamnya terasa lebih seimbang.

3. Putih Kebiruan

Untuk ruangan yang kerap dipakai bersantai, Anda bisa menggunakan lampu dengan warna putih kebiruan. Selain membuat suasana jadi relaks, lampu dengan warna ini juga cenderung membuat orang mudah mengantuk. Gunakan lampu ini untuk area-area seperti ruang santai, ruang keluarga atau kamar tidur.

Tips Memilih Lampu Agar Sesuai dengan Suasana Ruangan

Selain warna lampu, suasana ruangan juga bisa ditentukan berdasarkan letak dan jenis lampu. Agar lebih mudah menentukan, simak tips memilih lampu agar sesuai dengan fungsi masing-masing ruangan berikut ini!

1. Foyer

Sebagai area tempat Anda menerima tamu, foyer juga merupakan tempat yang pertama kali terlihat saat masuk ke dalam rumah. Untuk memberikan kesan sambutan, Anda juga perlu memerhatikan penataan lampu foyer. Jenis lampu uplight dan downlight merupakan rekomendasi terbaik untuk area ini karena akan memberikan kesan hangat bagi para tamu.

2. Ruang Tamu

Untuk menjamu para tamu yang datang, ruang tamu dapat menggunakan general lighting atau penerangan utama. Pastikan sinarnya cukup menjangkau semua bagian ruangan tanpa membuatnya terlalu silau. Percantik dengan menggunakan accent lighting di sudut tertentu. Misalnya saja dengan menempatkan lampu spot halogen yang diselipkan atau mengarah ke plafon. 

Jika Anda memiliki dekorasi yang menjadi focal point pada area ini (misalnya lukisan, pajangan atau foto), pastikan Anda meng-highlight-nya dengan menggunakan lampu sorot. Ini akan membuat tamu yang berkunjung merasa semakin terkesan.

3. Ruang Keluarga

Ruang tamu adalah tempat semua anggota keluarga melakukan beragam aktivitas. Karena itu, pastikan Anda memasang penerangan yang mampu mengakomodasi semua kegiatan yang akan dilakukan di sana. Sebagai sumber cahaya utama, gunakan general lighting. Sementara untuk tujuan dekoratif, aplikasikan indirect lighting secara tersembunyi antara plafon dan dinding.

4. Kamar Mandi 

Meski jarang menjadi perhatian, namun penataan lampu kamar mandi juga harus dilakukan dengan tepat. Gunakan lampu yang bisa menjangkau seluruh sudut ruangan dan memudahkan Anda beraktivitas di dalamnya. Untuk elemen dekorasi, tambahkan kinetic lighting di beberapa sudut ruangan.

5. Ruang Makan 

Ruang makan memiliki fungsi yang mirip dengan ruang keluarga. Memasang lampu gantung dengan kap bisa membuat fokus terarah ke kursi dan meja makan. Aplikasikan juga general lighting sebagai penerangan utama untuk memastikan kenyamanan Anda dan semua anggota keluarga.

6. Dapur

Agar aktivitas memasak menjadi mudah, nyaman dan menyenangkan, Anda juga perlu memilih jenis lampu yang tepat. Gunakan lampu dengan warna putih terang yang tidak membuat silau. Agar ruangan semakin cantik, tambahkan indirect lighting di bawah kabinet atau di rak penyimpanan.

Itulah beberapa tips memilih serta memasang lampu untuk rumah baru. Selamat mencoba!