Cek Sebelum Beli, Ini Rekomendasi Lampu LED untuk Rumah

Teknologi penerangan yang kita gunakan terus mengalami perkembangan seiring dengan kemajuan teknologi. Saat ini, lampu dengan teknologi LED banyak menjadi pilihan. Selain karena hemat energi, lampu LED juga cenderung lebih tahan lama. Apalagi jika Anda pintar memilih rekomendasi lampu LED rumah.

LED sendiri merupakan singkatan dari Light Emitting Diode. Lampu yang ditemukan oleh Profesor Isamu Akasaki, Shuji nakamura dan Hiroshi Amano pada awal tahun 1990-an ini mampu menghasilkan cahaya hingga 90% lebih efisien daripada bola lampu pijar. Lampu LED bekerja ketika arus listrik melewati microchip yang menerangi sumber cahaya yang kita sebut dengan LED.

Keunggulan Lampu LED

Lampu LED menawarkan banyak keunggulan. Tidak hanya untuk penggunaan perumahan saja, tapi juga untuk industri, bisnis dan kebutuhan komersial lainnya. Beberapa kelebihan lampu LED yang perlu Anda pertimbangkan antara lain adalah:

1. Efisien

Dengan cahaya terang yang dihasilkannya, lampu LED ternyata sangat efisien. Dari segi daya, lampu LED hanya menghabiskan 10% dari total daya yang dipakai untuk menyalakan lampu pijar. Berdasarkan efisiensi ini, biaya listrik secara otomatis juga bisa ditekan menjadi lebih murah.

2. Tahan Lama

Selain hemat karena efisiensinya, LED juga hemat karena usia pakainya yang panjang. Dibandingkan dengan umur rata-rata lampu pijar, lampu LED lebih awet. Bola lampu pijar rata-rata bisa bertahan sekitar seribu jam. Sementara usia lampu LED biasanya mencapai 50.000 jam tergantung bagaimana cara Anda menggunakannya. Jika Anda pintar maintenance, lampu LED bahkan bisa bertahan sampai 100.000 jam.

Artinya, satu lampu LED bisa Anda pakai antara rentang waktu 6-12 tahun sebelum Anda perlu menggantinya. Angka ini 40 kali jauh lebih lama daripada lampu pijar. Jika Anda menggunakan lampu fluoresen, halida logam atau uap natrium, LED bisa bertahan lebih lama. Maksimal antara 2 sampai 4 kali lebih panjang.

3. Konsumsi Daya yang Lebih Rendah

Lampu LED memakan daya yang jauh lebih rendah dengan cahaya yang lebih terang. Anda bisa membeli LED dengan daya 3 sampai 24 watt. Beberapa merek bahkan menyediakan masa garansi hingga 5 tahun.

4. Lebih Aman

Jika sebelumnya Anda pernah berusaha mengganti sendiri bola lampu pijar yang Anda gunakan di rumah, Anda tentu tahu bagaimana panasnya lampu tradisional ini. Banyak sumber pencahayaan sejenis yang mengubah lebih dari 90% energi yang digunakan menjadi panas. Sementara itu untuk produksi cahaya yang sebenarnya, hanya 10% yang dialokasikan.

Lampu LED hampir tidak memancarkan dan ini membuatnya aman dari risiko saat penggantian maupun risiko terjadinya kebakaran karena bola lampu yang overheat. Jika Anda membutuhkan lampu untuk menerangi salah satu koleksi karya seni Anda, lampu LED adalah pilihan yang ideal karena tidak merusak permukaan benda tersebut.

5. Ramah Lingkungan

Belakangan banyak perusahaan maupun individu yang ingin menerapkan konsep ramah lingkungan. Hal ini bisa dimulai dengan penggunaan lampu LED yang lebih hemat energi. Selain itu, manfaatkan eco-friendly dari lampu LED juga meluas sampai ke proses pembuatannya. 

Banyak lampu tradisional seperti lampu neon dan lampu uap merkuri yang menggunakan merkuri sebagai salah satu komponennya. Ini menyebabkan limbah lampu yang tak terpakai membutuhkan penanganan khusus agar tidak mencemari lingkungan. Jika Anda memilih lampu LED, maka hal semacam ini tidak perlu dikhawatirkan.

6. Pilihan Warna yang Beragam

Kelebihan lain yang dimiliki lampu LED adalah warnanya yang beragam. Terdapat berbagai pilihan warna seperti warna netral, kuning, warm white atau cool light. Jika Anda memilih smart LED, Anda bahkan bisa menemukan semua warna dalam satu lampu. Anda tinggal memilih warna mana yang ingin digunakan sesuai kebutuhan.

Contohnya saja Anda bisa menggunakan warna daylight atau cool light untuk diaplikasikan ke ruang kerja agar mata tidak sakit. Gunakan lampu cahaya warm light pada kamar tidur untuk mendukung suasana tidur yang lebih nyaman dan menyenangkan.

Baca juga: Cara Atur Lampu Kamar Tidur Untuk Pencahayaan Terbaik

Rekomendasi Lampu LED Terbaik untuk Diaplikasikan di Rumah

Bingung memilih jenis LED yang sesuai untuk rumah Anda? Beberapa rekomendasi berikut ini akan memudahkan Anda untuk menentukan pilihan!

1. Krisbow Bohlam LED

Krisbow merupakan brand lampu LED yang populer. Kelebihan dari Krisbow Bohlam LED adalah kemampuannya untuk menghemat energi sampai 85%. Selain melalui proses produksi dengan bahan ramah lingkungan, lampu ini juga sangat hemat energi. Dengan daya 4 watt saja, Anda bisa mendapatkan pencahayaan setara lampu 40 watt.

2. Krisbow Lampu Downlight LED Square

Lampu downlight merupakan lampu yang dipasangkan ke langit-langit, biasanya dengan letak yang tersembunyi. Ingin mencari rekomendasi lampu downlight untuk pencahayaan utama? Salah satu yang menjadi pilihan bagus adalah Krisbow Lampu Downlight LED Square. Dengan bentuk persegi, daya 4 watt-nya mampu menghasilkan cahaya hingga 3.000. Anda juga bisa memilih warna putih kekuningan atau warm white sesuai kebutuhan.

3. Bohlam LED Tube Square

Untuk memberikan kesan luas pada ruangan sempit, bohlam LED tube square merupakan opsi terbaik. Selain memiliki kualitas tinggi, daya efisien serta watt rendah, lampu ini mampu menghasilkan cahaya kekuningan dengan masa pakai yang lama.

4. Krisbow Lampu Langit-langit LED Cool

Menghasilkan warna putih kebiruan, lampu merek Krisbow ini memiliki desain menarik yang tak hanya bisa jadi sumber penerangan saja, tapi dapat berfungsi sebagai dekorasi langit-langit ruangan. Hanya memakan daya 40 watt, Krisbow Lampu Langit-langit LED Cool ini mampu menghasilkan cahaya sampai 3.200 lumen.

5. Krisbow LED Filamen Globe Glass

Jika Anda menginginkan lampu LED dengan tampilan klasik seperti filamen, Krisbow Bohlam LED Filamen Globe Glass ini adalah paket lengkap. Selain menggunakan teknologi LED teranyar, bohlam LED satu ini sangat hemat energi. Hanya dengan daya 6 watt saja, Anda bisa memperoleh cahaya dengan intensitas hingga 350 lumen.

Agar penerangan ruangan semakin maksimal, tambahkan lampu filamen pada bagian dinding atau penerangan langit-langit. Kehadirannya akan membantu meningkatkan ambiance di dalam ruangan.

6. Eglo Margitta Lampu Langit-langit LED

Menampilkan desain elegan dengan sentuhan modern, Eglo Margitta Lampu Langit-langit LED lebih dari sekadar penerangan saja untuk ruangan Anda. Gayanya yang menarik akan menjadi tambahan dekorasi yang meningkatkan estetika interior hunian Anda. Aplikasikan pada ruangan-ruangan yang kerap digunakan bersama seperti ruang keluarga, ruang tamu atau ruang makan.

Itulah beberapa hal penting yang perlu Anda ketahui tentang lampu LED dan rekomendasi lampu LED rumah yang bisa Anda pilih untuk diaplikasikan ke hunian Anda. Dengan memilih jenis lampu yang tepat, penerangan di dalam ruangan pun akan jadi lebih optimal.

Cobain Yuk! Ada 11 Warna Cat Rumah Bagian Luar Yang Elegan

Cat eksterior atau cat bagian luar rumah adalah bagian yang sangat penting bagi hunian Anda. Memilih cat yang tepat akan memberikan lapisan perlindungan lebih pada bangunan baik dari cahaya ekstrem maupun benturan objek-objek yang ada di luar rumah. Selain itu, memilih warna cat rumah yang elegan juga akan meningkatkan nilai estetika rumah Anda.

Percaya atau tidak, warna cat rumah yang elegan ternyata juga berpengaruh pada kesan orang terhadap rumah Anda. Untuk memilih warna yang terbaik, simak beberapa rekomendasinya berikut ini!

1. Abu-Abu

Ketika memilih cat eksterior rumah, warna netral yang klasik adalah pilihan yang sesuai diaplikasikan pada berbagai gaya rumah. Tetapi jika Anda menginginkan tampilan menonjol di antara bangunan-bangunan putih di sekitar rumah Anda, kesan yang moody bisa didapatkan dengan cat warna abu-abu. Dalam beberapa tahun terakhir, warna abu-abu banyak menjadi pilihan sebagai cat eksterior karena berbagai opsi palet yang tersedia.

Abu-abu memiliki beragam pilihan rona mulai dari yang terang hingga gelap. Semua pilihannya dapat memancarkan keanggunan sekaligus memberikan statement yang kuat pada bangunan Anda. Selain itu, abu-abu juga cocok diaplikasikan ke dalam berbagai jenis desain termasuk rumah Shingle Style yang memang populer dengan penggunaan warna abu-abu yang dominan.

2. Putih

Putih adalah salah satu warna yang paling banyak menjadi pilihan sebagai cat eksterior rumah. Rona dingin yang dihasilkan dari putih bisa terhubung dengan baik dengan warna-warna alami. Langit yang biru, rumput hijau dan lanskap pepohonan semua sesuai jika dipadukan dengan warna putih. Tidak hanya itu, warna putih juga memiliki berbagai opsi rona yang bisa menentukan bagaimana kesan pada hunian Anda.

Warna putih yang dingin bisa memunculkan kesan modern, klasik dan segar. Sebaliknya, warna putih hangat bisa memberikan kesan santai, nyaman dan tak lekang oleh waktu.

3. Monokrom

Warna monokrom tidak terbatas pada abu-abu, hitam dan putih saja. Anda bisa menggunakan warna atau nuansa lain yang berasal dari satu pilihan warna. Misalnya hijau dengan berbagai gradasinya. Soal cat eksterior warna monokrom dianggap sebagai salah satu warna yang paling aman digunakan. Warna monokrom bisa tampil mengesankan dengan gaya minimalis dan terlihat sangat elegan.

4. Krem atau Cokelat Muda

Pilihan warna cat eksterior lainnya yang tidak kalah menarik untuk Anda aplikasikan adalah warna krem atau cokelat muda. Warna ini juga terkenal dengan sebutan warna beige. Selain tampilannya yang bisa memberikan kesan natural, warna krem juga merupakan warna yang netral sehingga Anda dapat memadukannya dengan warna-warna lainnya.

Beberapa warna yang cocok disandingkan dengan krem antara lain adalah warna putih, hijau, kuning, biru hingga warna emas. Berikan sentuhan warna-warna lain sebagai aksen misalnya untuk kusen atau warna pagar rumah.

5. Maroon

Maroon sendiri adalah versi gelap dari warna merah. Merah secara psikologis mewakili rasa hangat, penuh semangat, keberanian dan juga gairah. Dalam dunia fashion, maroon dianggap sebagai salah satu warna yang elegan. Dengan menggunakan warna maroon sebagai cat eksterior, bangunan rumah Anda akan terlihat semakin menarik karena kesan elegan dan tegas yang dipancarkannya.

Di Indonesia, penggunaan warna maroon untuk cat luar rumah mungkin masih belum begitu familiar. Jika Anda ingin memberikan tampilan berbeda yang menonjolkan rumah Anda dengan bangunan di sekeliling, maroon adalah salah satu opsi terbaik.

6. Peach

Jika Anda menginginkan warna yang terang dan cerah untuk eksterior, peach bisa menjadi opsi yang menarik. Ketika digunakan pada bagian luar bangunan, warna seperti peach bisa mengubah rumah Anda dengan mencerahkan suasana. Peach juga akan mengingatkan Anda pada suasana tropis yang santai dan menyenangkan. Apalagi jika di bagian depan rumah Anda ada taman dengan banyak pepohonan.

Tak hanya itu, peach juga merupakan warna yang bisa berpadu dengan berbagai warna lain. Anda bisa menambahkan aksen dengan warna seperti hijau, cokelat bahkan hitam dengan eksterior peach yang Anda punya.

7. Hijau

Warna hijau merupakan salah satu warna yang sering menjadi pilihan penduduk Indonesia sebagai warna eksterior rumah. Hijau sebenarnya adalah warna yang serbaguna dengan berbagai palet warna. Anda bisa memilih warna yang terang hingga yang gelap. Hijau bisa berperan sebagai warna netral maupun warna fokus. Anda juga bisa memadukannya dengan warna-warna lain.

Salah satu pilihan warna hijau yang menarik untuk menjadi warna pilihan adalah warna hijau forest yang terkesan gelap. Padukan dengan hangatnya warna kayu untuk memberikan kesan alami. Ada juga bisa menggabungkannya dengan warna berona cerah untuk memberikan aura positif yang penuh keceriaan.

8. Kuning

Jika Anda menyukai kesan menyenangkan dan riang, warna kuning adalah pilihan yang paling cocok untuk Anda. Kalau kuning cerah bukan pilihan Anda, kuning mustard adalah opsi lain yang sedang trending. Kuning mustard juga bisa dengan mudah dipadukan dengan putih atau cokelat sebagai aksen untuk eksterior rumah Anda. Jangan ragu untuk menambahkan berbagai elemen dekorasi agar rumah Anda terlihat semakin menarik dan mengundang.

9. Biru

Biru adalah salah satu warna favorit di dunia karena sifatnya yang sejuk dan menyenangkan. Karena itu, Anda bisa menjadikannya sebagai salah satu pilihan warna untuk eksterior. Anda juga bisa memilih berbagai pilihan palet biru, salah satunya adalah biru navy.

Meski kurang banyak diminati karena memiliki kesan gelap, warna ini sebenarnya membuat rumah tampak lebih membumi. Tergantung pada lanskap di sekelilingnya, warna navy juga akan membantu rumah membaur dengan lingkungan di sekelilingnya. Warna trim yang kontras akan membantu Anda menonjolkan fitur arsitektur yang menarik dari bagian luar rumah Anda.

10. Perpaduan antara Putih dengan Biru

Bingung memadukan antara warna biru navy dengan warna lain? Salah satu opsi yang bisa Anda pilih sebagai pasangan navy adalah warna putih yang netral. Jadikan navy sebagai warna utama dan putih sebagai aksen yang diterapkan pada bagian-bagian tertentu seperti jendela dan pintu. Perpaduannya akan membuat rumah Anda tampil semakin elegan dan tak lekang oleh waktu.

11. Earth Tone

Warna earth tone sebenarnya memiliki banyak pengertian. Dalam arti sempit earth tone kerap dianggap sebagai warna apa saja yang mengandung sedikit unsur cokelat. Bisa juga merujuk pada warna-warna yang terdapat di alam termasuk hijau dari daun, cokelat dari tanah atau biru dari langit.

Semua warna ini sangat cocok menjadi pilihan sebagai warna cat eksterior. Terlebih jika Anda memiliki halaman dengan pepohonan di sekeliling. Beberapa rona yang bisa menjadi pertimbangan antara lain adalah chestnut, dark roast, nutmeg dan lain sebagainya.

Itulah beberapa pilihan warna cat rumah bagian luar yang elegan. Sudah memutuskan warna apa yang akan Anda pilih untuk rumah impian Anda nantinya?

Ternyata Begini Desain Interior Kontemporer yang Lagi Kekinian!

Bagi Anda yang baru mengenal dunia desain interior atau sudah menjadi penggemar desain sejak lama, kadang membedakan antara satu gaya dengan gaya lainnya adalah hal yang sulit. Terutama untuk beberapa desain yang bersilangan. Misalnya saja desain interior kontemporer dengan desain modern.

Lalu, apa sebenarnya desain kontemporer itu? Bagaimana karakteristiknya dan apa yang membedakannya dengan gaya desain lain? Kalau Anda sedang bertanya-tanya mengenai hal tersebut, artikel ini akan mengupas tuntas mengenai desain kontemporer untuk interior ruangan. Selamat menyimak!

Pengertian dan Konsep Interior Kontemporer

Berdasarkan dari asal katanya, kontemporer artinya adalah saat ini alias sesuatu yang kekinian. Karena pengertian inilah yang membuat gaya kontemporer sulit didefinisikan. Berasal dari tahun 1970-an, gaya ini unik karena memasukkan elemen dari banyak konsep estetika lainnya. 

Anda mungkin akan melihat sesuatu yang modern dalam gaya kontemporer. Bisa juga sesuatu yang berbau etnik dan tradisional. Kadang desainer bahkan memasukkan konsep art deco dan futuristik. Poin penting yang harus menjadi perhatian dari desain kontemporer adalah sifatnya yang dinamis dan terus berkembang.

Tidak seperti gaya lain yang memiliki aturan baku, apa yang tren di saat ini dalam gaya kontemporer, mungkin akan berubah dalam beberapa tahun ke depan. Saat ini, beberapa ciri khusus dari gaya kontemporer terlihat dari garis lengkung dan penggunaan warna-warna netral yang minimalis. Namun, ini mungkin saja akan berubah dalam beberapa tahun mendatang.

Karakteristik Desain Interior Kontemporer

Pada dasarnya, gaya dekorasi kontemporer mencerminkan kesederhanaan, kecanggihan, penggunaan tekstur yang apik serta garis-garis yang bersih. Interior dengan gaya ini cenderung menampilkan ruang daripada benda. Beberapa karakteristik utama dari gaya kontemporer antara lain adalah:

1. Pencahayaan Menjadi Kunci Penting dalam Desain

Salah satu ciri desain kontemporer adalah penggunaan cahaya yang maksimal. Di siang hari, Anda bisa memanfaatkan jendela kaca transparan sebagai sumber pencahayaan alami utama. Akan lebih baik lagi jika jendela terpasang pada posisi unik atau menghadap ke pemandangan sekitar.

Permainan cahaya dengan menggunakan lampu merupakan salah satu kuncinya. Anda bisa memanfaatkan lampu sorot yang diarahkan ke lukisan, poster atau pajangan lain. Ini akan membantu menarik perhatian ke bagian yang ingin Anda fokuskan.

2. Warna-warna Netral Hadir Sebagai Tema Utama

Warna netral seperti hitam, putih, abu-abu maupun beige adalah warna utama dalam interior bergaya kontemporer. Hitam seringkali menjadi tema utama untuk mendefinisikan ruang bergaya kontemporer. Untuk memberikan kesan hidup dan fun, aksen dengan warna-warna cerah juga tersajikan pada ruangan.

Dengan dinding berwarna dasar netral, Anda memiliki background yang sempurna untuk meletakkan berbagai aksesori dan dekorasi dengan warna berani. Jika dinding dan jendela dicat dengan warna pastel, gunakan trim berwarna netral. Jika dinding berwarna cerah dan berani, gunakan warna netral di area lain ruangan.

Baca juga: 16 Warna Cat Rumah Bagian Dalam Agar Terlihat Elegan

3. Menggunakan Material Alami

Ciri khas lain dari desain kontemporer ada pada pemilihan materialnya yang kebanyakan berasal dari bahan-bahan alami. Anda mungkin akan menemukan aksen dari kayu di dinding atau furnitur berbahan kayu. Selain itu, bahan-bahan seperti batu alam maupun wol dan katun juga akan Anda temukan dalam bentuk yang sudah disesuaikan agar lebih kekinian.

4. Dekorasi Simpel, Sederhana dan Fungsional

Seperti yang sudah disebutkan sebelumnya, desain kontemporer cenderung lebih fokus pada ruang alih-alih pada barang-barang yang ada di dalamnya. Tidak heran jika pemilihan dekorasi termasuk furnitur juga perlu mendapat perhatian khusus.

Furnitur yang ada harus membuat pernyataan yang berani, namun di saat yang sama juga harus terlihat rapi dan tidak rumit. Bentuk geometris yang bersih dan tegas adalah ciri khas yang banyak ditemukan pada perabotan yang digunakan di dalam rumah bergaya kontemporer.

Furnitur berlapis biasanya menggunakan warna hitam, putih atau warna netral lainnya. Sementara materialnya menggunakan serat alami yang ditemukan pada kain wol, katun, sutra, linen dan rami untuk memperkaya daya tarik dengan tekstur.

Jika Anda ingin menonjolkan gaya kontemporer, gunakan latar belakang dengan warna dasar lalu tampilkan warna favorit Anda pada furnitur yang menonjol. Sofa dan kursi juga seringkali memiliki bagian kaki yang dibiarkan terbuka. Sementara tempat tidur dan kursi ditempatkan tanpa embel-embel seperti jumbai atau trim. Hindari menggunakan detail ukiran yang berlebihan atau motif bunga. Singkirkan dekorasi berukuran kecil dan fokuslah pada hal-hal yang basic, berani dan fungsional.

Baca juga: Super Mudah! Ini 6 Cara Memilih Furniture untuk Rumah Anda

5. Menggunakan Konsep Open Plan

Salah satu konsep yang banyak menjadi penerapan pada hunian bergaya kontemporer saat ini adalah open plan. Konsep open plan diterapkan dengan cara meniadakan batasan antara satu ruang dengan ruang lainnya. Hal ini tidak hanya berlaku untuk dinding atau partisi saja, tapi juga pada pintu.

Konsep open plan sebenarnya umum digunakan oleh orang-orang yang tinggal di apartemen karena keterbatasan ruang yang mereka miliki. Namun konsep ini juga menjadi salah satu karakteristik gaya kontemporer. Ada beberapa kelebihan penerapan konsep open plan untuk hunian antara lain:

  • Karena meminimalisasi penggunaan sekat, ruangan jadi terlihat lebih luas dan lega
  • Sirkulasi cahaya dan udara menjadi lebih baik
  • Lebih hemat biaya. Karena Anda tidak perlu mengeluarkan dana untuk membangun dinding atau memasang pintu.

Meski tanpa sekat, Anda tetap harus memberikan batasan-batasan antar ruang agar hunian Anda tidak terkesan berantakan. Anda bisa melakukannya dengan menggunakan furnitur, membedakan warna lantai atau desain pada langit-langit ruangan.

6. Menggunakan Teknologi Otomatis

Sesuai dengan konsepnya yang kekinian, gaya kontemporer umumnya tidak mempertahankan ciri gaya desain dari era sebelumnya. Hal ini terlihat pada pemilihan gaya masa kini yang menjadi ciri khas dari desain ini. Salah satu cirinya adalah dengan menampilkan beberapa sentuhan yang futuristik lewat aplikasi teknologi. Hal ini sangat sesuai dengan era sekarang saat banyak orang mulai menerapkan konsep smart home dalam hunian mereka.

Beberapa contoh aplikasi teknologi otomatis kekinian yang bisa Anda terapkan pada rumah kontemporer Anda adalah dengan menggunakan pagar otomatis dengan remot, penutup gorden otomatis, pencahayaan yang bisa diatur sesuai kebutuhan dan lain sebagainya. Saat ini, Anda bahkan bisa melakukan semua ini lewat ponsel dengan teknologi smart home.

Desain kontemporer pada dasarnya tidak akan pernah memiliki aturan yang baku sesuai dengan namanya. Sifatnya yang fleksibel membuat penerapannya menjadi lebih mudah. Namun karena sifat fleksibelnya ini, Anda tetap perlu berhati-hati agar tidak berlebihan dan menghilangkan esensi kesederhanaan yang menjadi ciri khasnya.

Itulah beberapa hal yang perlu Anda ketahui tentang desain interior kontemporer dan beberapa karakteristiknya. Jika tertarik untuk menerapkannya ke rumah Anda, jangan lupa berkonsultasi dengan tenaga desainer interior profesional untuk mendapatkan hasil maksimal yang Anda inginkan!

Keren Banget! Coba Konsep Kolam Renang Minimalis Berikut!

Keberadaan kolam renang di rumah sendiri bakal menimbulkan kebahagiaan. Anda bisa menggunakannya sebagai tempat bermain bersama keluarga. Anda tidak harus mempunyai kolam dengan ukuran besar. Sebagai gantinya, pertimbangkan untuk memanfaatkan konsep kolam renang minimalis sesuai ketersediaan lahan. 

Untuk memenuhi kebutuhan desain kolam yang minimalis di rumah, berikut ini referensi yang bisa Anda pilih

1. Kolam Renang Mini

Untuk sebuah rumah yang minimalis, Anda tidak perlu membangun kolam dengan ukuran luas. Sebagai gantinya, pertimbangkan untuk membuat kolam ukuran mini. Kolam tersebut bisa Anda bangun dengan ukuran setidaknya 6×2 meter. Dengan ukuran tersebut, Anda sudah bisa menggunakannya untuk berenang dan bermain bersama keluarga. 

2. Kolam Renang dengan Taman

Konsep selanjutnya untuk kolam renang minimalis di rumah adalah dengan menambahkan taman. Anda bisa menempatkan kolam tersebut di area belakang rumah. Desain seperti ini bakal menimbulkan kesan seperti vila yang ada di Pulau Bali atau Lombok. Di samping itu, keberadaan taman membuat suasana kolam renang jadi lebih adem. 

Anda tidak perlu mendesain taman dengan ukuran yang luas dan mewah. Sebagai gantinya, cukup manfaatkan lahan tersisa sebagai tempat untuk menanam tanaman. Terkait pilihan jenis tanaman, Anda bisa menggunakan berbagai tanaman yang ditanam menggunakan pot atau tanaman yang ditanam pada tepi kolam renang.

3. Kolam Renang Melengkung

Kesan minimalis dapat pula Anda peroleh dengan kolam renang dengan desain melengkung. Anda dapat mendesainnya dalam bentuk setengah lingkaran atau kolam renang oval. Bentuk kolam renang melengkung atau oval, bakal terlihat padu ketika Anda mempunyai bangunan dengan konsep Eropa. 

Rumah dengan gaya Eropa punya ciri khas pada penggunaan jendela berukuran besar. Saat berenang di kolam renang oval, Anda pun bisa melihat suasana pemandangan di luar secara langsung. Alhasil, Anda akan memperoleh kesan seperti tengah berenang di kolam renang outdoor.

4. Kolam Renang Persegi Panjang

Untuk pilihan kolam renang yang sederhana, Anda bisa mendesainnya dalam bentuk persegi panjang. Kolam dengan bentuk seperti ini memerlukan biaya pembangunan yang relatif terjangkau. Selanjutnya, Anda tinggal menentukan lokasi serta ukurannya. 

Pilihan pertama, Anda bisa menempatkan lokasi kolam renang persegi panjang di bagian belakang rumah. Sebagai alternatif, Anda dapat pula memanfaatkan area rooftop untuk membangun kolam renang.

5. Kolam Renang dengan Gazebo

Desain kolam renang minimalis yang tidak kalah menariknya adalah dengan menambahkan gazebo. Keberadaan gazebo di tepi kolam bisa Anda manfaatkan sebagai lokasi bersantai. Selain menjadi tempat bersantai, gazebo juga menambahkan kesan estetis pada area kolam renang. 

6. Kolam Renang dengan Konsep Industrial

Selanjutnya, Anda dapat memanfaatkan kolam renang dengan tema industrial. Konsep industrial memungkinkan Anda untuk menggunakan perabotan sederhana yang bisa didapatkan dengan harga murah. Meski begitu, kolam renang tetap terlihat indah dan menarik. 

Selain itu, dalam mendirikan kolam renang pada rumah dengan konsep industrialis memungkinkan Anda untuk berkreasi secara bebas. Konsep ini mengedepankan penggunaan material upcycle dan recycle. Jadi, Anda bisa pula memanfaatkan kembali barang-barang yang tak terpakai di rumah sebagai dekorasi untuk menghiasi kolam renang. 

7. Kolam Renang Minimalis Indoor

Alih-alih menggunakan konsep kolam renang outdoor, Anda dapat memakai tema kolam renang indoor yang minimalis. Kolam renang indoor tersebut bisa Anda tempatkan berbatasan langsung dengan jendela atau tak jauh dari kamar tidur. Keputusan tersebut, sepenuhnya ada di tangan Anda. 

Berkaitan dengan desainnya, Anda punya banyak pilihan model. Anda bisa memanfaatkan kolam renang yang disertai dengan dinding kaca. Penggunaan dinding kaca membuat cahaya dari luar bisa masuk ke area kolam dengan mudah. Selanjutnya, Anda tinggal menambahkan tanaman hias serta dekorasi dinding. 

8. Kolam Renang di Tengah Ruangan

Bila Anda menginginkan kolam renang indoor yang unik dan beda, pertimbangkan untuk membangunnya di area tengah ruangan. Kolam renang pada umumnya berada dekat dengan taman atau di area rooftop, akan tetapi taman di tengah ruangan lokasinya berdekatan dengan kamar tamu atau ruang keluarga. 

Kolam renang di tengah ruangan tidak perlu lahan besar. Anda bisa memanfaatkan ruang yang menjadi penghubung antara ruang keluarga dengan tempat makan. Selanjutnya, gunakan sisi kolam untuk membangun jalan setapak. Hanya saja, Anda perlu cermat dalam menentukan desainnya, agar air dari kolam tidak membasahi ruangan lain. 

9. Kolam Renang Bertema Natural

Terakhir, Anda bisa memanfaatkan desain kolam renang minimalis yang menggunakan tema natural. Konsep ini bisa Anda terapkan dengan menggunakan paduan warna biru dan hijau. Sebagai tambahan, Anda bisa menempatkan batuan alam untuk memunculkan kesan klasik. 

Untuk menguatkan kesan natural, pertimbangkan untuk menempatkannya di dekat area taman. Selain itu, tanam pohon kamboja untuk memperkuat aksen alami dan sekaligus menjadi tambahan nilai estetika area kolam. 

Nah, itulah berbagai opsi desain yang bisa Anda pilih untuk kolam renang dengan tema minimalis. Semoga bermanfaat, ya. 

Menarik Banget! Ini Dia Konsep Desain Interior Cafe Kekinian

Ketika memilih berkunjung ke sebuah cafe, apa faktor utama yang menjadi pertimbangan Anda? Apakah menunya? Kemungkinan besar jawabannya adalah karena tempat tersebut menawarkan desain interior cafe kekinian. Dengan begitu, Anda bisa menghabiskan waktu secara nyaman dan sekaligus berburu foto instagramable. 

Saat ini, nongkrong di cafe merupakan bagian dari budaya, khususnya di kalangan anak muda. Di situ, mereka bisa menghabiskan waktunya untuk sekadar bersantai, berburu foto, dan bahkan bekerja. Oleh karena itu, banyak pemilik cafe yang berupaya keras menyediakan tempat nyaman sesuai dengan selera para pelanggan. 

Bagi Anda yang punya ketertarikan dalam membangun cafe kekinian, berikut ini adalah beberapa referensi konsep desain yang bisa dipertimbangkan

1. Konsep Cafe Bernuansa Jadul

Desain cafe kekinian tidak harus menampilkan konsep ruangan yang modern. Sebaliknya, Anda dapat pula memilih untuk menggunakan desain cafe jadul atau vintage. Dalam konsep ini, kamu dapat memanfaatkan ulang barang-barang atau perabotan lama yang saat ini sudah sangat jarang digunakan. 

Selain memanfaatkan perabotan atau barang-barang lama, Anda dapat pula mencoba warna yang memberi sentuhan vintage seperti hitam atau cokelat tua. Hal yang tidak kalah penting, utamakan pilihan perabotan berbahan kayu. Sebagai tambahan, Anda bisa pula menambahkan aksen berupa foto-foto hitam putih zaman dahulu. Keren!

2. Cafe dengan Kursi Ayunan

Selanjutnya, Anda dapat memilih untuk menggunakan desain kursi yang berbeda. Alih-alih memakai kursi biasa, Anda bisa memakai kursi yang berbentuk ayunan. Jenis ayunan yang digunakan bisa bervariasi, seperti ayunan rotan, ayunan tali, hammock, dan lain sebagainya. 

Konsep cafe dengan ayunan membuat para pengunjung bisa nyaman ketika mengobrol bersama teman. Selain itu, desain cafe tersebut juga jadi pertimbangan menarik bagi pengunjung yang datang bersama anak-anak. Dijamin, si kecil bakal senang bermain ayunan. 

3. Desain Plafon yang Menarik

Cafe dengan desain kekinian bisa pula Anda dapatkan dengan menghadirkan bentuk plafon yang unik. Upayakan untuk merancang desain plafon yang terlihat cantik saat dipandang. Di waktu yang sama, pastikan pula keberadaan plafon mempunyai fungsi dalam meredam suara bising. 

Jenis plafon yang berguna dalam meredam kebisingan adalah plafon akustik. Plafon seperti ini bisa Anda pasang menggunakan berbagai jenis rangka, baik kayu ataupun besi. Selain itu, bobotnya ringan sehingga proses pemasangannya tidak terlalu sulit. 

4. Cafe dengan Jendela Besar

Desain cafe kekinian bisa pula Anda dapatkan dengan menempatkan jendela berukuran besar. Jendela besar membuat ruangan di dalam cafe memiliki pencahayaan yang bagus. Tidak hanya itu, jendela tersebut membuat orang-orang di luar bisa dengan mudah menyaksikan atmosfer kenyamanan di dalam cafe.

5. Pencahayaan dan Lighting Dekoratif

Cara selanjutnya dalam upaya menghadirkan suasana cafe kekinian adalah melalui pemanfaatan lampu dekoratif. Penggunaan lampu dekoratif berguna untuk menampilkan daya tarik secara visual di dalam ruangan. Model lampu dekoratif yang umumnya digunakan di cafe-cafe adalah lampu gantung. 

Pilihan jenis lampu gantung untuk cafe sangat beragam. Anda dapat menyesuaikannya dengan tema cafe secara keseluruhan, di antaranya adalah: 

  • Lampu gantung botol warna-warni
  • Lampu gantung dengan bola kaca
  • Lampu gantung yang menggunakan tali tambang
  • Lampu gantung bertema industrial
  • Lampu gantung rustic
  • Lampu gantung yang disertai tanaman hias

6. Konsep Mini Bar

Selanjutnya, Anda bisa menempatkan meja khusus yang berfungsi layaknya sebuah mini bar di dalam cafe. Keberadaan mini bar berguna sebagai tempat melayani para pelanggan. Penggunaannya sangat sesuai bagi Anda yang mempunyai cafe dengan ukuran ruangan terbatas. 

Cafe dengan konsep mini bar memungkinkan Anda untuk melayani pelanggan dengan jumlah yang lebih banyak. Selain itu, konsep ini juga memberi rasa nyaman bagi pelanggan yang datang sendirian. Mereka pun bisa bersantai atau bekerja sambil menikmati suasana di luar cafe. 

7. Dinding dengan Tampilan Bata Blok

Terakhir, Anda dapat mempertimbangkan untuk memilih desain interior cafe kekinian dengan dinding bata blok atau bata ekspos. Desain dinding yang menggunakan batu bata ekspos menghadirkan kesan ruangan yang artistik. Konsep ini juga bisa dengan mudah Anda padukan dengan ruangan bertema natural, Skandinavia, ataupun industrial.

Terkait penggunaan batu bata ekspos, Anda dapat memilih berbagai jenis batu bata yang tersedia di pasaran, di antaranya: 

  • Batu bata terakota. Jenis batu bata ini memiliki tekstur yang halus dan presisi. Harganya mahal, tetapi punya kualitas bagus, awet, serta tahan lama. Oleh karena itu, banyak cafe yang kerap menggunakan batu bata terakota. 
  • Batu bata tanah liat belang. Sesuai dengan namanya, batu bata ini punya ciri khas pada warnanya yang tidak seragam alias belang. Anda akan menjumpai adanya warna kehitaman yang merupakan imbas dari proses pembakaran. 
  • Batu bata pasir kapur. Batu bata ini dibuat dengan campuran antara kapur dan pasir. Teksturnya halus dan tersedia dalam berbagai opsi warna.
  • Batu bata KWD. Terakhir adalah batu bata KWD yang proses pembuatannya berasal dari tanah liat semi padat. Teksturnya tidak terlalu halus dan harganya murah. Meski begitu, tampilannya cukup elegan dan menarik.  

Dari sekian banyak opsi desain interior cafe kekinian, mana yang menjadi pilihan utama Anda? 

Baru Dan Kekinian, Memahami Desain Interior Kantor Milenial

Milenial adalah generasi yang punya kebiasaan unik dan jauh berbeda dibandingkan generasi sebelumnya. Perbedaan dan keunikan tersebut hampir bisa Anda jumpai dalam berbagai aspek. Termasuk di antaranya adalah terkait selera desain interior kantor milenial. 

Saat berkunjung ke kantor-kantor yang mayoritas pegawainya adalah generasi milenial, Anda akan menjumpai suasana yang unik dan minimalis. Karyawan pun jadi lebih nyaman bekerja dan mampu melaksanakan setiap tanggung jawabnya dengan baik. 

Lalu, bagaimana cara yang benar dalam mendesain ruang interior kantor untuk milenial? Untuk bisa memahami secara lebih mendalam tentang interior kantor milenial, simak pembahasannya berikut, yuk. 

Kantor Milenial yang Agile

Karakteristik utama dalam interior kantor untuk generasi milenial adalah praktik kerja yang bersifat agile. Sistem kerja agile mendorong para milenial untuk bergerak secara lebih dinamis. Oleh karena itu, Anda juga perlu menyiapkan desain kantor yang agile untuk menunjang kinerja para milenial. 

Ada 3 jenis kantor agile yang menarik untuk Anda ketahui, yaitu: 

1. Activity-Based Working

Pertama adalah activity-based working yang memberi kebebasan bagi karyawan dalam memilih lokasi kerja. Jadi, karyawan tidak punya ruang kerja pribadi, tetapi punya banyak opsi tempat yang bisa mereka pakai sebagai lokasi kerja. 

2. Office Hoteling

Kantor dengan sistem office hoteling memungkinkan karyawan untuk memesan meja kerja dan menggunakannya selama durasi waktu tertentu. Karyawan punya pilihan menggunakan segala jenis meja kerja yang tersedia. 

3. Hot-desking

Sistem hot desking mirip dengan office hoteling. Hanya saja, tidak ada tahapan pemesanan meja kerja. Sebagai gantinya, karyawan bisa memilih secara bebas pada lokasi kerja yang masih kosong. Jadi, mereka yang datang di pagi hari, punya keleluasaan lebih banyak dalam memilih meja kerja. 

Tren Interior Ruangan Kantor Milenial

Penerapan kantor agile yang sesuai dengan pola kerja milenial tidak sulit. Anda dapat secara bebas memilih jenis kantor agile yang ingin digunakan. Selanjutnya, Anda tinggal mendesain interior kantor sehingga sesuai dengan selera generasi milenial. 

Terkait pilihan desain interior kantor untuk generasi milenial, ada beberapa tren yang menarik untuk Anda ketahui, di antaranya: 

1. Desain Ruangan Tidak Konvensional

Kantor-kantor konvensional biasanya didesain menjadi beberapa bilik kerja sesuai dengan kebutuhan karyawan. Desain cubicle seperti itu dirancang dengan tujuan untuk membantu karyawan agar fokus dan berkonsentrasi dalam menyelesaikan tugas. Hanya saja, konsep seperti ini meminimalkan komunikasi antar karyawan. 

Alih-alih menggunakan desain cubicle yang konvensional, Anda dapat mengikuti tren desain kantor yang unik. Ruang kantor karyawan tidak harus dilengkapi dengan sekat. Sebagai gantinya, desain ruang kerja dirancang dengan tujuan untuk meningkatkan kolaborasi. Oleh karena itu, Anda bisa menyediakan ruang bersantai, area bermain, ataupun taman. 

2. Kombinasi dengan Teknologi

Milenial adalah generasi yang tumbuh dan berkembang bersama dengan kemajuan teknologi. Oleh karena itu, mereka sangat suka dengan kehadiran berbagai perangkat canggih dan modern di dalam ruang kantor. Untuk memenuhi kebutuhan tersebut, Anda bisa menyediakan koneksi internet yang cepat, perangkat presentasi, laptop, serta berbagai produk teknologi canggih lain.

3. Interior yang Dinamis

Dalam setiap konsep agile, desain kantor dirancang secara bebas sesuai dengan keinginan karyawan milenial. Dengan begitu, mereka punya pertimbangan dalam memilih area kerja yang disukai. Untuk mengakomodasi kebutuhan seperti ini, Anda dapat menyiapkan beberapa ruangan yang mempunyai konsep berbeda-beda. 

4. Desain Perabotan Unik dan Menarik

Konsep ruangan yang unik dan berbeda satu sama lain perlu ditunjang dengan keberadaan perabotan menarik. Pada ruang kantor konvensional, Anda mungkin hanya akan menjumpai keberadaan meja dan kursi beroda. Namun, perabotan seperti itu bakal jarang Anda temukan pada desain interior kantor milenial. 

Ruang kantor agile yang disukai oleh milenial biasanya dilengkapi dengan berbagai perabotan yang memberi rasa nyaman. Sebagai contoh, Anda bisa menjumpai adanya sofa empuk, arena seluncuran, ayunan, dan lain sebagainya. Konsep kantor dengan berbagai perabotan menarik dapat Anda temukan pada kantor perusahaan startup atau kantor perusahaan besar seperti Google, Facebook, dan sebagainya. 

5. Interior Open Space

Dalam pandangan generasi milenial, desain kantor cubicle yang mempunyai banyak bilik kerja, adalah konsep yang ketinggalan zaman. Apalagi, pada konsep tersebut biasanya terlihat jelas hierarki di antara para karyawan. Sebagai gantinya, Anda bisa menggunakan konsep ruang open space. 

Konsep open space adalah desain yang sangat efektif dalam mendorong terjadinya komunikasi dan kolaborasi. Selain itu, desain ruangan terbuka tanpa ada sekat dapat menghilangkan hierarki yang ada dalam tubuh perusahaan. Dengan begitu, para karyawan dapat melakukan kolaborasi dan komunikasi secara nyaman. 

Nah, itulah pengetahuan menarik yang perlu Anda ketahui terkait desain interior kantor milenial. Pengetahuan ini sangat penting, karena saat ini mayoritas karyawan kantor adalah mereka yang berasal dari generasi milenial. Adanya kantor yang nyaman dan sesuai keinginan, membuat mereka jadi betah di kantor dan bekerja lebih produktif. 

Kekinian banget! Cek 8 Desain Sekat Ruangan Minimalis Berikut

Sekat yang menjadi dinding pemisah setiap ruangan tidak harus dibangun menggunakan tembok permanen. Apalagi, bagi Anda yang ingin menghadirkan kesan rumah minimalis. Sebagai gantinya, Anda bisa memanfaatkan berbagai referensi desain sekat ruangan minimalis yang menggunakan berbagai material alternatif. 

Sebagai referensi dalam memilih sekat ruangan yang minimalis, berikut ini adalah beberapa pertimbangan material yang bisa Anda gunakan: 

1. Sekat Kayu

Referensi desain sekat ruangan minimalis yang pertama adalah menggunakan material kayu. Kayu termasuk jenis bahan yang cukup sering digunakan untuk membuat perabot rumah. Anda pun bisa memanfaatkannya sebagai penyekat ruangan. 

Pemanfaatan kayu sebagai sekat ruangan sangat fleksibel. Anda bisa menatanya secara vertikal atau horizontal. Selain itu, ada pula pilihan untuk mendesain kayu dalam bentuk boks dan sekaligus memanfaatkannya sebagai rak kabinet multifungsi. 

2. Sekat Kaca

Pemakaian sekat memang berguna untuk memisahkan antara satu ruangan dengan ruangan lain. Namun, keberadaannya tidak selalu menimbulkan kesan ruangan jadi lebih sempit. Salah satu caranya adalah dengan memakai desain sekat ruangan minimalis dari bahan kaca. 

Sekat dari bahan kaca tak hanya menghadirkan suasana yang luas. Namun, Anda juga akan memperoleh ruangan yang terlihat modern. Kalaupun Anda ingin privasi, bisa mempertimbangkan kaca berwarna gelap atau buram. 

3. Lemari Pajangan

Anda bisa pula memanfaatkan lemari pajangan sebagai sekat untuk ruangan yang minimalis. Lemari tersebut bisa Anda rancang dengan kombinasi antara bahan kayu dan besi. Keberadaannya tidak hanya menambah estetika ruangan, tetapi bisa jadi tempat penyimpanan. 

Anda dapat memakai lemari pajangan itu untuk menaruh berbagai jenis benda, bisa disesuaikan dengan jenis barang yang dimiliki. Anda bisa menggunakannya untuk menempatkan action figure, pigura foto, set cangkir teh dari bahan porselen, dan lain sebagainya. 

4. Rangka Besi

Selanjutnya, pertimbangkan untuk menggunakan sekat berupa rangka besi. Seperti halnya sekat kayu, Anda bisa membentuk partisi rangka besi dengan berbagai jenis pola. Apalagi, saat ini ada teknik laser cutting yang memberi keleluasaan bagi Anda dalam menentukan motif. 

Saat menggunakan desain sekat ruangan minimalis berupa rangka besi, Anda dapat pula mencoba untuk bermain warna. Anda bisa memilih warna klasik seperti putih atau hitam. Selain itu, pertimbangkan pula memilih corak lain seperti abu-abu, krem, silver, dan lain-lain.

5. Sekat Tanaman Hias

Pertimbangan selanjutnya dalam memilih sekat ruangan bertema minimalis adalah tanaman hias. Jenis tanaman hias yang bisa Anda pakai juga beragam. Tidak hanya tanaman asli, tetapi ada pula pertimbangan memilih tanaman sintetis untuk memudahkan perawatan. 

Ketika memilih tanaman asli, ada beberapa jenis tanaman hias yang bisa Anda pertimbangkan,  seperti kaktus, bambu jepang, aglonema, lidah mertua, dan lain sebagainya. Anda bisa menempatkannya secara berjajar, menggunakan pot gantung, atau berbentuk vertical garden.

Pemakaian sekat ruangan dari tanaman hias memunculkan kesan ruangan yang unik dan lebih berwarna. Keberadaannya bisa menyegarkan suasana ruangan. Hanya saja, pastikan untuk memilih jenis tanaman yang tidak mudah layu, ya. 

6. Sekat Foto dan Pajangan

Referensi desain sekat ruangan minimalis berikutnya adalah menggunakan partisi berupa sekat foto dan pajangan. Desain sekat seperti ini sangat efektif dalam menghidupkan suasana ruangan. Dalam penggunaannya, sekat foto dan pajangan bisa Anda kombinasikan dengan partisi atau lemari sederhana. 

Selanjutnya, Anda bisa menempatkan berbagai jenis foto dan pajangan di situ. Anda dapat memilih untuk memajang kombinasi foto keluarga dalam ukuran kecil maupun besar. Selain itu, pertimbangkan pula untuk menempatkan pajangan dinding yang unik, bisa berupa kutipan kata-kata motivasi, lukisan, kaligrafi, dan lain sebagainya. 

7. Rak Buku

Bagi Anda yang mengaku sebagai pencinta buku, ada pilihan untuk menggunakan rak buku sebagai penyekat ruangan. Penggunaan rak buku memungkinkan Anda bisa memperoleh sekat ruangan yang unik dengan harga relatif murah. 

Selanjutnya, Anda tinggal mempertimbangkan desain rak buku yang ingin digunakan. Desainnya dapat Anda sesuaikan dengan tema ruangan. Anda dapat memakai rak buku dengan desain geometris yang menghadirkan kesan elegan, rak buku sederhana, rak buku minimalis dengan bentuk diagonal, rak buku dengan tangga, dan lain sebagainya.

8. Sekat Bambu

Anda dapat pula memanfaatkan bahan bambu sebagai pertimbangan desain sekat ruangan minimalis. Penggunaan bambu menghadirkan kesan natural di dalam ruangan. Selain itu, pemakaiannya juga menimbulkan kesan ruangan yang oriental. 

Penataaan bambu sebagai sekat ruangan bisa Anda lakukan dengan menatanya secara random ataupun teratur. Selain itu, pertimbangkan pula untuk menggunakan bambu dengan ukuran diameter yang berbeda. Alternatif lain, Anda dapat memakai partisi bambu yang portable. 

Demikianlah berbagai pilihan desain sekat ruangan minimalis yang menarik untuk Anda manfaatkan. Lewat berbagai pertimbangan tersebut, Anda jadi tahu kalau ada banyak cara yang bisa Anda gunakan dalam memisahkan setiap ruangan di dalam rumah, kan? 

Semoga bermanfaat. 

Sebelum Membeli, Lihat Dulu 10 Model Keramik Rumah Ini

Keramik adalah salah satu unsur yang penting dalam rumah, mengapa? Karena keramik adalah benda yang kita pijak. Selain itu, berperan juga dalam menciptakan keindahan serta kenyamanan dalam rumah, terutama yang bergaya minimalis. Meskipun banyak dipakai oleh orang, hal ini tidak menjadikan keramik membosankan.

Sekilas Tentang Keramik Lantai

Keramik memiliki tiga tingkat kualitas, dari KW1 hingga KW3. KW1 adalah kualitas keramik yang paling bagus. Perbedaan kualitasnya dapat dilihat dari cacatnya, baik berupa goresan, perbedaan warna dan ukuran. Selain itu, tipe keramik secara garis besar dibagi menjadi dua, yaitu glazed (dilapisi glazur) dan unglazed (tidak dilapisi glazur).

Saat ini, terdapat banyak inovasi yang telah membuat keramik berkembang. Mulai dari bahan, ketahanan, hingga desainnya. Hal inilah yang membuat keramik lantai tetap digemari. Jika Anda sedang mencari referensi model keramik rumah, berikut adalah pilihan – pilihannya.

Pilihan Model Keramik untuk Area Rumah

Keramik Kuadrat

Keramik Kuadrat adalah jenis keramik yang umumnya digunakan di luar ruangan karena memiliki pori – pori yang kecil. Hal ini merupakan hasil dari pengolahannya yang menggunakan suhu tinggi, sehingga Anda bisa menggunakan keramik jenis ini untuk balkon ataupun teras. Selain itu, keramik jenis ini juga memiliki daya tahan yang kuat.

Keramik Refractory

Keramik jenis ini memiliki keunggulan berupa ketahanannya terhadap api. Hal ini karena bahannya yang terbuat dari silika dan alumina. Teknologi tahan panas ini membuat keramik refractory menjadi solusi terbaik untuk menghalangi panas yang berasal dari luar ruangan. Umumnya digunakan di sekitar tempat yang memiliki suhu tinggi, seperti tempat pembakaran.

Keramik Granit

Keramik ini adalah primadona untuk kalangan menengah ke atas. Mengapa tidak? Keramik granit alam memiliki warna natural yang mampu menampilkan kesan mewah, sejuk dan elegan. Harganya yang tinggi disebabkan oleh proses penambangan yang panjang. Umumnya digunakan di tempat makan bintang lima dan hotel. Namun bagi Anda yang memiliki dana lebih, bisa digunakan untuk interior rumah, seperti di kamar tidur atau ruang tamu.

Keramik Tanah Liat

Keramik tanah liat juga akrab dikenal dengan istilah Pavers. Seperti namanya, keramik ini dibuat dari tanah liat yang mirip dengan ubin genting. Akan tetapi, bahan yang digunakan untuk lantai keramik memiliki ketebalan hingga satu inch. Ciri khasnya adalah permukaan yang tidak terlalu licin, sehingga cocok untuk area di sekitar kolam.

Keramik Semen

Meskipun hanya menggunakan semen sebagai bahan penutupnya, jenis keramik ini banyak diminati oleh orang karena tidak biayanya yang relatif lebih murah. Umumnya digunakan untuk di lantai gudang. Namun seiring dengan berkembangnya ide – ide desain, keramik semen banyak digemari oleh mereka yang ingin memiliki rumah bergaya industrial.

Keramik Batu Alam

Model keramik rumah yang satu ini banyak digemari karena tampilannya yang alami. Dengan warna alaminya yang kehijau-hijauan, jenis keramik ini mampu menciptakan suasana yang segar dan elegan. Harganya pun relatif murah, selain itu perawatannya juga mudah. Keramik batu alam ada beberapa jenis, contohnya batu Sukabumi dan batu Bali Hijau. Umumnya digunakan pada lantai di luar ruangan, hingga untuk lantai kolam renang.

Keramik Marmer

Hampir sama dengan granit, keramik marmer juga identik dengan kemewahan. Tempat – tempat mewah seperti hotel dan tempat makan bintang lima umumnya menggunakan lantai jenis ini. Mahalnya harga keramik marmer disebabkan oleh proses pembuatannya yang panjang, yakni melalui kristalisasi batu kapur. Proses inilah yang akhirnya menghasilkan kilap lantai marmer yang elegan. Penggunaan keramik ini bisa di ruangan bagian dalam manapun, mulai dari ruang tamu, dapur, hingga keramik kamar mandi.

Keramik Motif Kayu

Kayu adalah bahan alami yang natural dan hangat untuk digunakan sebagai lantai. Akan tetapi, biaya perawatan serta perawatan lebih harus dilakukan untuk menjaganya tetap bagus. Apabila Anda sangat menginginkan motif kayu, saat ini terdapat keramik yang memiliki motif tersebut. Sehingga Anda bisa tetap menerapkan desain interior yang memerlukan elemen kayu tersebut. Tentunya dengan perawatan yang lebih mudah.

Keramik Porselen

Keramik porselen terbuat dari tanah liat berwarna putih yang memiliki kesan bersih. Dengan tampilan yang mengkilap dan cerah, keramik sering menjadi pilihan. Berbeda dengan keramik biasa, proselen telah melalui pelapisan kaca pada permukaan atasnya, sehingga tahan terhadap goresan. Meskipun demikian, keramik porselen tidak terlalu licin. Desainnya beragam, dan tersedia juga jenis keramik porselen doff.

Baca juga: Panduan Lengkap Memilih Keramik Dapur Terbaik

Keramik Teraso

Keramik yang satu ini memiliki corak yang unik dan dicintai oleh mereka yang memiliki rumah bergaya etnik. Motifnya yang berupa pecahan – pecahan batu, telah menjadi suatu ciri khas. Keramik teraso adalah produk daur ulang, terbuat dari sisa pecahan batu marmer yang dicampur dengan pasir dan semen. Keramik ini banyak digunakan di cafe, villa, hingga interior rumah.

Dari semua jenis keramik yang disebutkan, semuanya bisa digunakan baik di bagian dalam maupun di luar rumah. Menentukan model keramik rumah memang tidak mudah, karena memerlukan komitmen yang besar. Berikanlah waktu untuk diri Anda sendiri sebelum membeli, naik itu dari segi harga maupun desain. Semoga artikel ini dapat membantu.

8 Furniture untuk Rumah Kecil yang Multifungsi dan Minimalis

Memiliki hunian kecil memaksa kita untuk berpikir dua kali dalam membeli furniture. Meski demikian, Anda tidak sendiri, di bagian Eropa dan Amerika hunian minimalis sangatlah umum untuk ditempati. Terutama di kota – kota besar, banyak yang hanya mampu untuk membeli atau menyewa apartemen.

Salah satu tema atau gaya interior rumah yang kini sedang populer adalah desain minimalis. Selain itu, furniture untuk rumah kecil biasanya merupakan furniture satu paket yang kompak dan disesuaikan pilihan warnanya dengan warna cat dinding rumah. Daripada itu? Mari pahami arti dari istilah minimalis.

Apa Itu Minimalis?

Istilah minimalis sudah tidak asing lagi di dalam dunia properti. Gaya ini mulai populer sejak akhir tahun 1980-an di New York dan London, para arsitektur pada masa ini menganut pemikiran bahwa lebih sedikit itu lebih baik atau “Less is More”. Maka dapat dikatakan bahwa minimalis berfokus pada kesederhanaan dan keterbatasan untuk mendapatkan kesan yang lebih bagus.

Beberapa Barang yang Direkomendasikan

Dengan memahami sekilas dari arti minimalis, berikut ada beberapa furniture yang bisa Anda pertimbangkan:

Sofa Bed

Akhir – akhir ini, sofa bed telah menjadi pilihan bagi mereka yang suka menonton atau menghabiskan waktu di ruang tamu. Bagaimana tidak? Furniture multifungsi ini bisa digunakan untuk duduk – duduk saat santai bersama teman dan keluarga, namun juga bisa digunakan sebagai tempat tidur di saat santai bersama seseorang ataupun untuk beristirahat di malam hari.

Lemari TV

Lemari TV sepertinya sudah tidak terlalu asing. Perabotan mutifungsi ini bisa digunakan untuk menaruh TV sekaligus barang – barang lainnya, sehingga tidak perlu membeli rak dan laci yang banyak. Lemari TV memiliki rak – rak yang bisa digunakan untuk menaruh barang – barang kecil atau sedang. Tak hanya itu, beberapa lemari TV juga memiliki laci atau lemari kecil untuk menyimpan barang pribadi. Kamu bisa juga menggunakan furniture ruangan ini sebagai penyekat ruangan. Sungguh multifungsi sekali bukan? Kekurangan dari furniture ini adalah ukurannya yang besar.

Satu Paket Meja Makan dan Kursi

Apabila Anda sedang memilih meja untuk ruang makan. Pilihlah yang satu paket, hal ini tentunya untuk mendapatkan nilai estetika serta fungsi yang maksimal. Saat ini banyak paket meja dan kursi yang bisa dirapikan menjadi satu agar mudah untuk dipindahkan dan disimpan. Mudahnya menyimpan suatu furniture menjadikan ruangan tersebut minimalis dan multifungsi, terlebih jika Anda ingin melakukan kegiatan lain di ruangan tersebut, seperti berolahraga atau melakukan kegiatan rekreasi bersama keluarga.

Rak Terbuka

Apabila Anda tidak suka dengan lemari TV yang besar, tak perlu risau karena Anda bisa meletakkan TV di atas meja TV biasa. Untuk penyimpanan barang ekstra, kamu bisa membeli rak terbuka yang bertema minimalis. Mengapa rak terbuka? Karena rak terbuka memudahkan penggunanya untuk mengambil serta menaruh barang, terutama jika raknya digunakan sebagai penyekat ruangan. 

Lemari Pakaian Serbaguna

Lemari pakaian adalah furniture yang biasanya wajib ada di kamar tidur selain kasur. Lemari pakaian tidak hanya bisa digunakan untuk menyimpan pakaian saja, saat ini banyak model lemari yang bagian dalamnya memiliki laci dan rak – rak kecil. Hal ini tentunya bisa dimanfaatkan untuk menyimpan barang pribadi lainnya. Pastikan juga kalau lemari yang ingin dibeli memiliki sistem penguncian yang kuat agar barang – barang Anda aman. Selain bagian dalamnya, bagian samping lemari bisa ditempelkan pengait untuk tempat tambahan menggantung barang yang biasa dipakai sehari – hari.

Lampu Gantung Hias

Furniture untuk rumah kecil selanjutnya berhubungan dengan penerangan. Dengan ruang yang terbatas, Anda mungkin kebingungan untuk meletakkan lampu standing, padahal ada tempat yang sangat jarang untuk dimanfaatkan ruangnya, yaitu langit rumah atau plafon. Untuk itu, lampu gantung hias dengan gaya minimalis adalah pilihan yang cocok. Selain memanfaatkan ruang, lampu gantung mampu menambahkan keindahan pada ruangan tersebut.

Rak Dinding

Rak dinding adalah furniture yang biasa diletakkan di dekat pintu keluar masuk rumah. Hal ini untuk memudahkan penghuni untuk menaruh atau mengambil barang – barang kecil yang akan digunakan dikala keluar rumah. Selain di dekat pintu, rak dinding biasa digunakan untuk memaksimalkan pemanfaatan sudut – sudut ruangan.

Bangku Ottoman

Bangku yang satu ini bukan bangku biasa. Bangku Ottoman belakangan ini banyak dicari karena bisa menjadi tempat penyimpanan tambahan di ruang tamu. Bangku ini dapat dibuka pada bagian atasnya untuk memperlihatkan bagian dalam yang kosong. Ruang kosong di dalam bangku ini bisa untuk menyimpan mainan sang buah hati atau pernak – pernik kecil lainnya.

Kesimpulan

Berkembangnya desain dan efisiensi ruang telah menghasilkan banyak furniture untuk rumah kecil yang multifungsi dan minimalis. Tak hanya itu, barang – barang ini dapat dengan mudah didapatkan di toko fisik terdekat maupun secara online melalui e-commerce yang tersedia. Apakah Anda tertarik untuk memiliki barang – barang di atas?

Inilah 10 Warna Cat Rumah Sederhana Untuk Inspirasimu!

Cat rumah memiliki fungsi untuk merawat serta melindungi dinding dari derasnya air hujan, suhu panas dan juga suhu dingin. Tanpa adanya lapisan cat, dinding rumah akan lebih mudah untuk terkikis. Tak hanya itu, cat tersebut juga memiliki fungsi untuk memperindah rumah.

Jika Anda memiliki agenda untuk membangun rumah atau sekadar mendekorasi ulang, ada baiknya Anda mempertimbangkan warna yang ingin dipilih. Penerapan warna pada ruangan bukan hanya untuk keindahan, namun juga bisa mempengaruhi suasana hati. Mari simak artikel pilihan warna cat rumah sederhana di bawah ini. Ada rekomendasi warna kalem dan juga warna cerah.

6 Inspirasi Warna Cat yang Kalem

Warna Biru Navy

Untuk Anda yang suka dengan ketenangan, warna biru bisa membuat kesan tersebut untuk bagian interior rumah. Lebih spesifik lagi, Anda bisa mempertimbangkan warna biru navy. Selain memberikan rasa ketenangan dan kalem, warna ini mampu membuat rumah sederhana Anda menjadi lebih menawan. Warna ini mampu memberikan kesan elegan, karena menambah persepsi kedalaman pada dinding rumah Anda.

Baca juga: Cara Memilih Warna Cat Kamar Tidur Yang Tepat, Yuk Dicoba!

Warna Abu-Abu

Jika warna putih terlalu cerah untuk Anda, ada baiknya untuk mempertimbangkan warna abu-abu. Warna abu-abu ini memiliki kesan yang polos seperti warna putih, akan tetapi lebih kalem. Warnanya yang cukup netral akan mempermudah Anda dalam mendekorasi, karena warnanya fleksibel untuk dikombinasikan, terutama jika menganut desain monochromatic. Selain itu, warna ini juga bisa memberikan kesan yang luas pada rumah Anda.

Warna Ungu Tua

Warna ungu sering dianggap sebagai warna yang kurang menarik, namun jika Anda menyukainya, cobalah mempertimbangkan warna ungu tua untuk cat tembok interior rumah. Di Indonesia warna ungu biasanya diasosiasikan dengan janda, tapi jika dilihat dari perspektif yang berbeda, ungu tua dapat memberikan kesan yang agung, damai dan juga mewah. Selain itu, Anda juga akan merasakan ketenangan saat berada di dalam ruangan tersebut.

Warna Krem

Warna kalem selanjutnya adalah warna krem. Warna ini cocok untuk Anda yang ingin memiliki tema klasik atau vintage pada perabotan rumah. Warna cat krem mampu memberikan kesan lapang yang kalem, selain itu warna ini termasuk warna yang populer di kalangan yang memiliki rumah sederhana.

Warna Hijau

Apabila Anda memiliki ruang kerja pada rumah sederhana Anda dan bingung mau diberi warna apa, pertimbangkanlah warna hijau. Warna yang identik dengan warna alam ini ternyata cocok untuk lingkungan kerja, terutama jika ada penerangan alami. Selain memberikan kesan kalem dan ketenangan di ruang kerja, warna ini juga dapat memerikan kesan minimalis.

Warna Merah Muda Pastel

Warna cat rumah sederhana selanjutnya adalah warna merah muda pastel. Warna ini tidak hanya cantik, namun juga tidak terlalu mencolok. Kesan yang cerah ini akan terlihat lebih keren jika dipasangkan dengan perabot minimalis berwarna abu-abu.

4 Inspirasi Warna Cat yang Cerah

Warna Kuning

Warna kuning adalah warna yang identik dengan keceriaan dan kehangatan. Selain itu, warna ini juga mampu memberikan rasa optimis. Warna kuning yang cerah ini bisa membuat rumah sederhana terasa luas saat memantulkan sinar matahari alami. Warna ini cocok untuk dinding di kamar anak atau di ruang tamu, karena bisa menghidupkan suasana. 

Warna Oren

Warna oren mungkin jarang dipakai karena terlihat mencolok, tapi kalau suka ya kenapa tidak? Dengan pemilihan dekorasi dan furnitur yang tepat, warna ini bisa menghidupkan ruangan dengan keunikannya. Selain itu, warna oren dapat membuat kamu merasa lebih energik, sehingga cocok untuk digunakan di ruang tamu atau ruangan yang juga berfungsi sebagai tempat berolahraga.

Baca juga: 7 Tips Cerdas Untuk Dekorasi Ruang Tamu Mewah Dengan Hemat

Warna Peach

Warna cerah selanjutnya yang bisa kamu pertimbangkan adalah warna peach. Warna yang memiliki kesan yang ceria ini mampu mencerahkan ruangan serta suasananya. Selain itu, wanra ini juga mampu memberikan kesan yang hangat dan luas, namun tidak lebih mencolok dari warna oren. Idealnya, warna ini digunakan di kamar tidur dan ruang tamu.

Warna Putih

Jika Anda tidak yakin dengan pilihan – pilihan warna di atas, maka pilihan yang aman adalah menggunakan warna putih. Warna dasar yang bersih ini tetap menjadi pilihan favorit banyak penghuni rumah, termasuk rumah yang sederhana. Hal ini karena warna cerah ini dapat membuat rumah terasa luas, dan memiliki daya pantul cahaya yang baik. Agar tidak klise dan monoton, pilihlah warna perabot abu-abu, hitam dan coklat kayu.

Kesimpulan

Seiring dengan berkembangnya konsep desain interior, warna cat rumah sederhana saat ini sudah memiliki banyak pilihan. Jika Anda ingin kesan yang kalem, terdapat 6 saran warna, sedangkan jika ingin kesan yang cerah maka 4 saran warna di atas bisa dipertimbangkan. Cobalah untuk meminta sample cat dan aplikasikan pada satu bidang dinding. Jika merasa cocok dan yakin, Anda bisa melanjutkannya. Semoga artikel ini dapat memberikan inspirasi untuk Anda.