Cara Atur Lampu Kamar Tidur Untuk Pencahayaan Terbaik

Pencahayaan merupakan faktor penentu estetika ruangan yang terkadang luput dari perhatian. Pencahayaan yang baik tidak sekadar membuat kamar terang, tetapi mampu memengaruhi perspektif Anda. Kamar berukuran kecil pun akan tampak lebih luas dan apik jika memiliki pencahayaan yang pas. Lampu kamar tidur adalah sumber cahaya utama di kamar. Posisi pemasang lampu ini sangat penting, terutama bagi Anda yang mengandalkan lampu sebagai penerangan utama karena tidak ada sumber cahaya alami yang masuk ke kamar. Untuk mendapat pencahayaan terbaik dari lampu tersebut sekaligus membuat kamar tampak lebih cantik, ikuti beberapa cara di bawah ini.

Baca juga: Cara Memilih Warna Cat Kamar Tidur yang Tepat, Yuk Dicoba!

Jangan Mengandalkan Satu Lampu untuk Semua Keperluan


Terlepas dari ukuran kamar, sebaiknya jangan mengandalkan satu sumber penerangan saja karena mata manusia pada dasarnya memiliki respons yang berbeda untuk setiap kegiatan. Supaya aman, cobalah untuk menyiapkan tiga sumber penerangan di kamar; misalnya lampu utama, lampu tidur, dan jendela. 

Seperti yang kita tahu, kamar tidur sering kali tidak hanya sekedar dipakai untuk beristirahat, tetapi juga untuk mengerjakan hal lain, seperti membaca, menonton tv, atau bahkan bekerja. Untuk itu, Anda perlu beberapa sumber penerangan yang bisa diandalkan. Saat membaca, nyalakanlah lampu utama, setelah waktu tidur tiba, nyalakanlah lampu tidur.

Sesuaikan Ukuran Lampu dengan Ketinggian Langit-Langit


Pada umumnya, lampu utama kamar dipasang di langit-langit. Untuk mendapat pencahayaan yang pas, Anda harus menyesuaikan ukuran dan daya lampu dengan ketinggian langit-langit kamar. Selain berpengaruh terhadap tata cahaya, hal ini juga menjadi aspek penting yang mempengaruhi estetika ruangan secara keseluruhan.

Jika plafon rumah Anda memiliki tinggi lebih dari 4 meter, sebaiknya pakailah lampu gantung atau sambungan lampu yang menjorok ke bawah. Hal ini akan memastikan cahaya dapat tersebar rata ke seluruh bagian ruangan, serta memberikan sentuhan aristik di kamar tidur.

Ingat, lebih baik Anda mengatur posisi lampu untuk mendapat penerangan maksimal daripada menggunakan lampu dengan besaran watt lebih tinggi. Cara tersebut dapat menghemat daya sekaligus pengeluaran Anda dalam jangka panjang.

Atur Posisi Ideal Lampu


Idealnya, lampu kamar harus berada minimal satu setengah meter lebih tinggi dari kepala penghuninya. Namun, tidak boleh berada tepat di atas tempat tidur karena dapat menyilaukan mata saat Anda berbaring (terutama jika Anda tidak memiliki lampu tidur dan hanya mengandalkan lampu langit-langit).

Bagi Anda yang memilih untuk memasang lampu di dinding, pastikan lokasinya tidak berhadapan langsung dengan tempat tidur, tetapi berada di samping. Selain itu, pastikan sakelar lampu dipasang di tempat yang mudah diraih. Jangan sampai posisinya tertutup oleh perabotan lain, seperti lemari atau meja rias.

Jika ada lampu baca atau lampu tidur di kamar, atur agar posisinya tidak menghalangi sumber cahaya alami (misalnya dari jendela). Selain itu, pilihlah lampu tidur dengan tone warna yang hangat supaya tidur Anda lebih lelap.

Utamakan Fungsi daripada Gaya


Anda tentu bebas memakai jenis dan model lampu kamar tidur yang diinginkan. Namun, jika harus memilih, ingatlah untuk mendahulukan fungsi daripada gaya. Pikirkan kembali, apakah lampu bermotif lucu dengan warna oranye cocok di kamar Anda? Atau mungkin lampu LED polos berdaya 15 watt sudah cukup? 

Untuk memudahkan Anda mengambil keputusan, pikirkan kembali aktivitas apa yang sering Anda lakukan di kamar tidur. Apabila kamar hanya digunakan untuk beristirahat, tidak perlu memasang lampu yang terlalu terang. Namun, jika Anda sering melakukan hal lain seperti membaca atau menonton televisi di kamar, sebaiknya carilah lampu yang dapat memenuhi tujuan tersebut.

Manfaatkan Teknologi untuk Mendapat Pencahayaan Ideal


Saat ini, ada banyak sekali produk smart lamp alias lampu pintar yang sudah dibekali beragam teknologi canggih, mulai dari pengaturan kecerahanan secara otomatis hingga fitur timer untuk mematikan dan menyalakan lampu dalam durasi tertentu. 

Asyiknya, jenis lampu ini dapat dikendalikan lewat ponsel pintar asalkan terhubung ke internet melalui jaringan wifi. Teknologi ini memungkinkan Anda mengontrol lampu dari jarak jauh. Jika Anda lupa mematikan lampu saat bepergian, misalnya, hal tersebut tidak lagi menjadi masalah karena lampu dapat dimatikan dengan sekali klik.

Beberapa jenis lampu pintar bahkan mampu berganti warna sesuai kemauan pemiliknya. Fitur ini akan membantu Anda menentukan mood ruangan tanpa perlu menyalakan lampu lainnya.

Penutup

Dari penjelasan di atas, dapat disimpulkan bahwa ada banyak sekali cara untuk mengatur lampu kamar tidur demi mendapat pencahayaan terbaik. 

Terakhir, apabila Anda sering merasa pusing karena lampu yang terlalu redup, sulit tidur, atau merasa tidak nyaman di kamar sendiri, mengubah posisi atau mengganti sumber pencahayaan di kamar mungkin bisa mengatasi masalah tersebut.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *