Tips Memilih Estetika Warna Ruangan Rumah yang Tepat (1)

Setelah rumah selesai dibuat, tahap lanjutan yang harus Anda perhatikan adalah pemilihan warna ruangan rumah. Anda harus memilih cat untuk tembok dengan warna yang tepat. Mulai dari ruang tamu, ruang keluarga, sampai ruang dapur, semuanya harus dibuat sesempurna mungkin.

Pemilihan warna ruangan rumah tidak boleh sembarangan karena bisa merusak estetika. Warna ruangan yang salah akan menimbulkan kesan berantakan. Selain itu, warna ruangan yang salah juga akan membuat waktu istirahat Anda menjadi tidak maksimal. Simak tips memilih warna yang tepat untuk meningkatkan estetika ruangan rumah di bawah ini.

1. Dapatkan Inspirasi dari Majalah Desain


Tidak semua orang memiliki kemampuan yang sama dalam hal desain. Namun, mereka tetap ingin melakukan desain sesuai keinginan. Nah, salah satu cara yang bisa dilakukan untuk mengatasi masalah ini adalah melihat majalah desain. Beli beberapa majalah yang memiliki tema rumah.

Majalah dengan tema rumah memuat banyak desain ruangan, interior, eksterior, sampai inspirasi pemilihan warna. Tandai beberapa gambar ruangan yang menggunakan skema warna menarik. Selanjutnya, kumpulan beberapa gambar agar memiliki banyak pilihan.

Kalau Anda enggan membeli majalah, bisa melihatnya secara online. Saat ini banyak website dengan tema desain interior. Anda bisa mendapatkan cukup banyak inspirasi dari sana. Simpan beberapa ruangan dengan skema warna yang disukai. Selanjutnya, Anda bisa mencetaknya.

2. Pelajari Skema Warna dan Fungsinya


Mempelajari skema warna cukup membantu Anda dalam memilih warna cat yang tepat. Sayangnya, beberapa orang yang melakukan ini malah membuat mereka menjadi bingung. Pasalnya ada ribuan warna yang bisa dipilih. Selain itu ada banyak warna yang menurut Anda sempurna. Padahal, kebutuhannya hanya 2-4 warna saja.

Cara terbaik untuk memilih warna adalah mempelajari skema. Nah, agar tidak menimbulkan kebingungan dan membantu Anda dalam memilih, simak jenis skema warna berikut.

  • Skema warna monokrom. Skema warna ini hanya menggunakan satu warna saja. Misal warna biru. Namun, warna ini dipecah lebih banyak jenis dengan kecerahan yang berbeda-beda. Jadi, warna yang dihasilkan senada, cuma beda ketebalan serta kecerahannya saja.
  • Skema warna komplementer. Warna yang digunakan untuk skema ini ada dua. Warna ini tidak senada dan cenderung bertolak belakang. Penggabungan ini membuat suasana yang ditimbulkan jadi lebih nyaman dan sisi estetikanya tinggi.
  • Skema warna analog. Skema warna ini menggunakan tiga warna. Warna yang digunakan umumnya berdekatan satu dengan lain. Misal warna hijau kebiru-biruan, hijau, dan hijau kekuningan. Warna ini bisa disatukan untuk membentuk suasana hangat.
  • Skema warna triad. Sedikit berbeda dengan skema analog, meski warna yang dipilih sama-sama tiga, namun fungsi tidak sama. Warna yang dipilih harus memiliki satu yang jadi warna inti dan lainnya hanya komplemen. Warna yang dipilih umumnya menggunakan hijau, oranye, dan violet.
  • Skema warna tetradic. Skema warna ini menggunakan empat buah pilihan warna. Satu warna yang menjadi dominan dan tiga lainnya jadi komplemen. Dibandingkan dengan pemilihan skema warna lain, skema ini lebih rumit. Oleh karena itu, kehati-hatian sangat dianjurkan. Namun, setelah mendapatkan warna tepat, harmonisasi yang cantik bisa dirasakan.

3. Coba Jalan-Jalan ke Bangunan yang Menarik


Tidak semua orang memiliki waktu untuk mempelajari skema warna dan teori di sekelilingnya. Apalagi, menggabungkan dan memilih banyak warna membutuhkan keahlian khusus. Terkadang apa yang sudah dipilih justru aneh saat diaplikasikan. Selain itu, indah di mata kita belum tentu sama di mata orang lain.

Solusi dari permasalahan ini adalah dengan pergi ke bangunan-bangunan yang menarik. Misal Anda pergi ke rumah teman, ke hotel, atau restoran dengan desain warna menarik. Anda bisa meminta izin untuk mengambil foto agar warnanya bisa diabadikan. Anda bisa mendapatkan ide untuk modifikasi dari sana.

Warna yang diaplikasikan ke bangunan terlihat lebih jelas. Jadi, Anda bisa langsung memadu-padankan secara langsung. Ide juga lebih banyak dan mudah divisualkan. 

4. Mengambil Sampel Cat Dahulu


Kalau sudah memiliki ide akan mengecat warna apa untuk rumah yang sedang dibangun, ambil sampelnya. Anda bisa membawa beberapa warna yang memang sudah disukai. Selanjutnya, datang ke toko cat yang menyediakan banyak pilihan warna. Tunjukkan warna yang diinginkan agar dibuat.

Selanjutnya beli sampel dari warna yang sudah dibuat. Anda bisa mencoba untuk ruangan yang ada di rumah dengan sampel itu. Kalau memang sudah sesuai, bisa dibeli dalam jumlah banyak. Hindari beli cat dalam jumlah banyak kalau belum tahu bagaimana hasilnya saat diaplikasikan.

Cara lain agar tidak rugi karena salah memilih warna adalah konsultasi dulu ke tukang cat. Biasanya mereka bisa memberikan rekomendasi agar warna dari gambar sesuai dengan asli. Kadang saat diaplikasikan ke tembok warna cat jadi lebih muda atau lebih tua. Jadi, harus diwaspadai untuk meminimalkan rasa kecewa. 

5. Bisa Disesuaikan dengan Perabotan


Perabotan atau furniture yang ada di dalam ruangan menentukan warna dari cat. Itulah kenapa mengetahui di mana saja perabot diletakkan sangat penting. Misal ruangan akan diberi banyak perabot warna gelap. Tentu cat tidak bisa dipilih dengan warna senada. Kalau hal itu dilakukan, ruangan jadi terlihat gelap.

Selain menghindari efek negatif yang akan terjadi kalau memilih warna salah. Warna dari perabotan juga bisa digunakan sebagai inspirasi untuk memilih warna tepat. Misal warnanya senada meski bisa lebih muda. Cara ini bisa diaplikasikan pada ruangan yang warna perabotnya selalu sama.

Kalau Anda ingin melakukannya di kamar, cara ini mungkin tidak akan berhasil. Pasalnya gorden atau seprai akan sering diganti agar selalu bersih. Oleh karena itu, pemilihan warna yang kalem atau netral cukup disarankan.

6. Menggunakan Aplikasi Desain Interior


Kalau Anda tidak memiliki waktu untuk keluar rumah dan melihat majalah desain, coba gunakan aplikasi desain interior. Saat ini ada banyak sekali aplikasi untuk ponsel yang bisa digunakan untuk melakukan desain. Anda bisa memilih aneka warna untuk tembok lalu dipadukan dengan perabotan.

Kelebihan dari aplikasi-aplikasi ini adalah memberikan visualisasi yang jelas. Jadi, Anda bisa dengan mudah melihat kesesuaian warna dengan perabot. Kalau warnanya tidak sesuai, Anda tinggal mengubahnya. Cara ini lebih sederhana dan tidak membutuhkan banyak biaya.

Seperti yang terlihat dari enam poin pertama di atas, memilih warna cat tidak mudah. Ada banyak hal yang harus diperhatikan. Mulai dari menyesuaikan dengan perabot, fungsi ruangan, sampai ke efek estetik kalau digabungkan dengan perabot tertentu. Anda tidak bisa memilih warna dengan sembrono karena pemilihan warna juga dipengaruhi banyak hal.

Pada artikel bagian kedua, Anda akan mempelajari pemilihan warna dari beberapa teori desain. Misal persentase warna, jumlah warna yang dipakai, sampai hubungan warna dengan lantai dan atap. Kira-kira dari beberapa poin yang tersaji di atas, mana yang paling sulit diterapkan saat memilih warna?

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *